Lewat Cara Ini, Balai Karantina Kelas 1 Bandar Lampung Jamin Komoditas Pertanian Aman Diekspor
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Kepala Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian Ir. Banun Harpini, M.Sc menganjurkan 3 hal ini untuk menjaga Provinsi Lampung sebagai Sentra Pangan Nasional. Hal ini diungkapkan kepada jajarannya di Kantor Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Bandar Lampung, Senin (23/4) malam.
“Pertama dengan meningkatkan manajemen resiko yang cepat dan aman. Kedua, perbanyak pelayanan kepada masyarakat khususnya para petani untuk kepentingan ekspor. Ketiga, peningkatan Sumber Daya Manusia terhadap profesi di Balai Karantina dalam hal ini dokter hewan,” kata dia.
Ia menjelaskan, manajemen resiko yang dimaksudkan adalah bagaimana cara dari Balai Karantina Pertanian melakukan analisa secara cepat dan tepat dalam menjamin mutu dari produk yang akan diekspor.
“Petugas karantina harus bisa menganalisa kira-kira produk itu dapat dijamin untuk kemudian diekspor. Misalnya yang akan diekspor kentang. Petugas sekali lagi harus cepat dan tepat melihat, apakah kentang itu mengandung penyakit dan harus bisa menanganinya,” terangnya.
Lanjutnya, pelayanan terhadap masyarakat merupakan bagian yang tidak kalah penting dalam kesuksesan Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Bandar Lampung. Ia menuturkan, pelayanan berupa sertifikat elektronik haruslah diberikan kepada masyarakat khusus kelompok tani.
“Dengan memiliki electronic sertification, eksportir (kelompok tani_read) dapat dengan mudah mengakses proses ekspor. Dengan memiliki itu, masyarakat bisa mengaksesnya secara online. Tinggal login ke dalam sistem Balai Karantina Pertanian,” imbuhnya.
Kemudian, peningkatan Sumber Daya Manusia terhadap profesi dokter hewan pun akan ditingkatkan. Dia menyatakan, ke depan sebagai mitra karantina dokter hewan akan disertifikasi.
“Ini sangat diperlukan, karena hal itu lebih baik dalam karantina. Kalau ketiga hal ini disanggupi, saya jamin Balai Karantina Pertanian bisa sukses menjamin komoditas untuk diekspor,” sebutnya. (Kardo)
Berita Lainnya
-
Tol Bakter Berlakukan Delay System untuk Kendaraan Sumbu Tiga Menuju Pelabuhan Bakauheni
Senin, 30 Maret 2026 -
933 Ribu Kendaraan Melintas di Tol Bakauheni - Terbanggi Besar Selama Mudik
Senin, 30 Maret 2026 -
Belanja Pegawai Pemprov Lampung Tembus Rp2,8 Triliun
Senin, 30 Maret 2026 -
Sukses Amankan Pasokan Listrik, PLN UP3 Metro Dukung Kelancaran Idul Fitri 2026
Senin, 30 Maret 2026








