Beranda Nasional

Dalam Tempo 6 Jam, Tiga Wilayah Indonesia Diguncang Gempa

9663
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Dalam Tempo 6 Jam, Tiga Wilayah Indonesia Diguncang Gempa. Foto: Tim Grafis

Kupastuntas.co, Bandarlampung – Kamis (23/8/2018), beberapa daerah di Indonesia kembali diguncang gempa, salah satunya Provinsi Lampung.

Dalam tempo 6 jam, ada tiga daerah yang diguncang gempa, yaitu Denpasar, Lampung, dan Tasikmalaya. Gempa di Denpasar terjadi pukul 06:48 WIB berkekuatan 5.4 skala richter (SR). Kemudian di Lampung gempa terjadi dua kali. Gempa pertama pukul 10.01 WIB berkekuatan magnitudo 4.2 SR. Sekitar 45 menit kemudian gempa dengan kekuatan lebih tinggi yaitu 5.5 SR kembali mengguncang Lampung. Gempa bumi dengan magnitudo 4,3 SR juga mengguncang wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat pada pukul 12.29 WIB.

Gempa yang terjadi di Lampung sempat menimbulkan kepanikan di lingkungan Perkantoran Pemkab Lambar. Para pegawai lari berhamburan keluar meninggalkan gedung kantor karena guncangan gempa yang cukup terasa. Terlebih gempa itu terjadi saat jam kantor.

“Waktu terjadi gempa kami di ruangan masih aktivitas kantor seperti biasa dan tiba-tiba ada guncangan yang lumayan keras, kami pun langsung berhamburan tanpa pikir panjang lagi,” kata salah satu PNS Pemkab Lambar.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Lampung mencatat, gempa bumi di Lampung sumbernya di wilayah Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 6,55 LS dan 103,45 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 159 km arah selatan Kota Liwa, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung pada kedalaman 44 km.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono mengatakan, jika melihat lokasi dan kedalamannya, gempa bumi ini termasuk dalam klasifikasi gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia.

“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami. Hingga pukul 11.04 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock),” ujar Rahmat Triyono.

Dikatakannya, guncangan gempa bumi ini dirasakan di Liwa, Lampung Barat II SIG-BMKG (III-IV MMI), dan Kota Agung, Tanggamus I-II SIG-BMKG (II – III MMI), Krui, Pesisir Barat I SIG-MKG (II MMI). “Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” katanya.

Goncangan gempa ini juga terasa hingga ke Kota Bandar Lampung. Eka, salah satu staf Humas Pemprov mengaku sangat merasakan guncangan gempa ketika sedang bekerja di lantai empat Kantor Gubernur.

“Guncangannya hanya persekian detik tapi terasa benar sampai buat kepala pusing. Mungkin karena kita di lantai empat jadi terasa kalau di bawah mungkin tidak,” ujarnya.

Gempa yang dirasakan juga sampai membuat beberapa kursi kantor bergerak. Meski begitu ia dan para staff yang lain memutuskan untuk tidak beranjak dari tempat duduk. (Erik/Iwan)

Facebook Comments