Beranda Nasional

5 Fakta terbaru Gempa Lombok

4729
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
https://www.kupastuntas.co/files/6-65.jpg
Gempa 7 SR Lombok Utara NTB. Sumber: BMKG

Kupastuntas.co, Jakarta – Pada hari Minggu, (2/9/2018), Gempa kembali mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Gempa yang tidak berpotensi tsunami ini terjadi pada Minggu pagi ini bermagnitudo 5,3. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa Lombok tersebut terjadi pada pukul 07.15 WIB.

Berikut fakta-fakta terkait gempa Lombok:

Dalam satu bulan, 1.973 gempa susulan terjadi di Lombok

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) mencatat, total keseluruhan gempa bumi yang mengguncang Lombok selama satu bulan terakhir berjumlah 1.973 gempa bumi.

“Total keseluruhan dari tanggal 29 Juli 2018 berjumlah 1.973 gempabumi,” terang Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Agus Riyanto, Kamis (30/8/2018).

78 Ribu Rumah Rusak Akibat Gempa Lombok

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Amin mengatakan sampai Sabtu, (31/8/2018) sudah 78 ribu rumah yang teridentifikasi rusak akibat gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat.

“Persentase rusak berat, sedang, dan ringan itu kan teknis, ya. Tapi dari 78 ribu itu, ada sekitar 20 ribu yang rusak parah,” ujar Amin saat ditemui Tempo usai menghadiri rapat di kantor Kementerian Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta, Jumat, 31 Agustus 2018.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mengatakan, rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur akibat gempa bumi Lombok ditargetkan selesai dalam waktu enam bulan.

Target itu menjadi implementasi dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 5 Tahun 2018 tentang percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana gempa bumi di NTB. Inpres itu telah ditandatangani Presiden Jokowi pada 23 Agustus 2018.

Dana Bantuan Rp 50 Juta untuk Korban Gempa Lombok Dibagi dalam 5 Tahap

Pemerintah memastikan akan berupaya mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi Lombok pasca bencana gempa bumi. Salah satunya yakni dengan segera mencairkan bantuan dana Rp 50 juta untuk setiap kepala keluarga yang rumahnya rusak berat akibat guncangan gempa.

“Rp 50 juta ini akan dibagi dalam 5 tahap,” ujar Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani usai memimpin rakor di kantornya, Jumat (31/8/2018).

Rekonstruksi Pasca-Gempa, 400 Insinyur Dikirim ke Lombok

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimoeljono mengatakan, sebanyak 400 Insinyur dikirim ke Lombok pascabencana gempa bumi. Mereka akan membantu proses percepatan rekonstruksi pembangungan di Lombok.

“Yang mau dibangun itu 78.000 rumah, jadi 400 insinyur masih kurang,” ujar Basuki usai rakor di Kantor Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta, Jumat (31/8/2018).

Tinjau Proses Rekonstruksi, Jokowi Tak Hadiri Penutupan Asian Games 2018

Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan kembali mengunjungi Lombok, Nusa Tenggara Barat. Ia akan meninjau proses rekonstruksi rumah rusak akibat bencana gempa Lombok. Oleh karena itu, Presiden Joko Widodo kemungkinan tidak menghadiri Upacara Penutupan Asian Games Ke-18 yang akan digelar di Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu (2/8/2018).

“Saya besok akan ke Lombok, ke Nusa Tenggara Barat pagi,” kata Presiden Jokowi seusai membuka pekan orientasi calon legislatif DPR RI dan Pemenangan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019 Partai Nasdem di kawasan Ancol Jakarta, Sabtu (1/8/2018) malam. (rls)

Facebook Comments