Beranda Bandar Lampung

Masih Banyak Jalan Lingkungan Belum Tersentuh Aspal, Komisi III Soroti Kinerja Dinas PU Bandar Lampung

1042
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
http://www.kupastuntas.co/files/WhatsApp-Image-2018-09-24-at-18.42.35.jpeg
DPRD Kota Bandar Lampung rapat dengar pendapat (Hearing) dengan Dinas PU Bandar Lampung, di ruang rapat Komisi setempat, Senin (24/9/2018). Foto: Wanda/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – DPRD Kota Bandar Lampung mengeluhkan masih banyaknya jalan lingkungan di Kota Tapis Berseri ini yang belum tersentuh aspal.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Komisi III, Ahmad Riza dalam rapat dengar pendapat (Hearing) dengan Dinas PU Bandar Lampung, di ruang rapat Komisi setempat, Senin (24/9/2018).

Ia menjelaskan, jika dilihat masih banyak jalan lingkungan yang masih berupa tanah merah, seperti di kecamatan Sukabumi, Tanjung Seneng, dan Sukarame.

“Di dapil saya itu masih banyak jalan lingkungan yang tanah,  seperti di Jalan Wisma 1 dan II Sukarame, Jalan Beo arah terusan Jalan Pulau Singkap, (masih tanah merah) belum lagi di arah Sukabumi, jalan-jalan lingkungan yang tanah merah,” ujar Riza.

Baca Juga: Puluhan Pejabat Tanggamus Akan Kehilangan Jabatan Bila Peraturan Ini Diterapkan

Belum lagi, pihaknya banyak mendapatkan laporan dari masyarakat, yang melihat jika mutu dari pengaspalan jalan sangat buruk.

“Laporan warga masih banyak jalan lingkungan yang dikerjakan para rekanan dengan mutu yang tidak baik, dan ada jalan lingkungan yang sudah di aspal namun rusak kembali,”ungkapnya.

Oleh karena itu, ia mengharapkan, agar Dinas PU Bandar Lampung dapat lebih teliti dalam melakukan pengawasan pengerjaan rekanan di lapangan.

Menanggapi hal itu, Kadis PU Bandar Lampung, Iwan Gunawan mengatakan, untuk perbaikan jalan lingkungan terus dilakukan, dan pihaknya juga terus meminta laporan dari proses Musrembang di Kecamatan.

Kadis PU Kota Bandarlampung Iwan Setiawan mengatakan, pihaknya terus mengutamakan pembangunan jalan lingkungan yang masih tanah merah.

“Kita utamakan jalan yang masih tanah, 2 tahun kedepan ditargetkan tidak ada lagi di kota jalan yang tanah dan rencananya jalan lingkungan diperbesar, ” tandasnya.  (Farhan/Wanda)

Facebook Comments