Incar Prestasi Nasional, Pemprov Lampung Kembali Gelar Lomba Roket Air

666
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Salah satu peserta sedang bersiap meluncurkan roket air, pada perlombaan roket air tingkat SMP/MTs Kota Bandar Lampung, di Lapangan Korpri Kantor Gubernur, Kamis (13/9/2018). Foto: Erik

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Setelah meraih peringkat ke-8 dalam perlombaan roket air tingkat nasional pada tahun 2017 lalu, kali ini Provinsi Lampung melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah kembali mencari potensi baru dengan menggelar lomba roket air kategori SMP/MTs se-Kota Bandar Lampung.

Koordinator kegiatan, Liza Tri Handayani menjelaskan, lomba roket air tahun ini diikuti sebanyak 33 sekolah, di mana masing-masing sekolah mengutus perwakilannya 2 orang.

“Dari jumlah itu akan disaring sebanyak sepuluh besar untuk dikirimkan ke pusat mengikuti perlombaan tingkat nasional di Pusat Peragaan IPTEK Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta tanggal 28 September – 1 Oktober 2018. Dari seluruh Indonesia disaring tiga orang untuk bertanding lagi di Singapura. Semoga tahun ini bisa lebih baik dari sebelumnya,” ujar Liza, di Ruang Abung Balai Keratun, Kamis (13/9/2018).

Sementara itu, tim juri Asep Sudrajat mengatakan, peserta dibebaskan untuk berkreasi dalam pembuatan roket air, namun tujuan utamanya adalah peluncuran roket itu bisa mendarat pada target yang sudah ditentukan yaitu berada di jarak sejauh 80 meter dari pusat peluncuran.

“Silahkan variasi dari peserta mau jumlah sayapnya 4 atau 3, spesifikasi model roketnya terserah, namun yang dinilai adalah ketepatan pendaratan roket. Nanti di ukur dari titik target itu seberapa dekat dan seberapa jauh, dan yang paling dekat itulah yang akan menang,” jelasnya.

Menurutnya, ketepatan perhitungan antara tekanan angin kemudian massa roket dan presisinya sangat perlu diperhatikan oleh peserta. Seperti presisi antara sayap satu dan yang lain dengan ujung roket harus tepat, jika sedikit saja ada kesalahan maka kemungkinan roket tak bisa meluncur dengan sempurna. (Erik)

Tanggapan Anda: