Beranda Daerah Lampung Tulang Bawang Barat

Orang Tua Siswi Korban Pemerkosaan di Tubaba Katakan Kasus Anaknya Sudah Ditutup

4669
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Kediaman JN, Orang Tua Diduga Pelaku pemerkosaan terhadap siswi SMPN 02 Lambu Kibang di Tiyuh Gunung Sari Kecamatan Lambu Kibang Kabupaten Tubaba tampak sepi. Foto: Irawan/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Tulangbawang Barat – Berbekal surat perdamaian antara YT (42) orang tua siswi koban pemerkosaan dan JN (48) yang merupakan orang tua IM alias Muh yang diduga pelaku, YT enggan memberikan informasi terkait peristiwa pemerkosaan terhadap anaknya.

Yang mana antara korban dan pelaku sama-sama warga Tiyuh Gunung Sari Kecamatan Lambu Kibang Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) dan saat ini korban telah pindah sekolahan. YT bahkan menegaskan jika kasus kejahatan seksual yang menimpa anaknya telah ditutup oleh oknum Polisi bernama Irwan yang mengaku Bhabinkamtibmas.

“Kasusnya sudah ditutup kata Pak Irwan. Pak Irwan itu polisi, dia (Irwan) Bhabinkamtibmas disini,”ungkap YT saat dijumpai di kediamannya seraya menelpon seseorang yang mengaku Polisi bernama Irwan, Sabtu (27/10/2018).

Saat wartawan meminta untuk bebicara dengan orang dalam sambungan telepon, YT enggan memberikan ponselnya.” Kami nggak tahan pusing mas, apa lagi anak saya mau sekolah. Pak Irwan juga sudah pesan kalau kasus ini sudah ditutup,”kelitnya lagi.

Ibu korban pun menyaut jika surat perdamaian yang dibubuhi tanda tangan antara kedua pihak dan di atas materai itu sudah tidak berlaku lagi lantaran surat perdamaian akan diperbaharui oleh Sekretaris Tiyuh Gunung Sari.

“Surat damai itu sudah tidak berlaku mas, nanti diperbaharui oleh Pak Carik (Sekretaris Tiyuh), jadi sudah nggak ada masalah lagi, Pak Irwan Polisi juga bicara begitu,” sahut ibu korban yang diamini suaminya.

Terpisah, Samsul Maarif, Sekretaris Tiyuh Gunung Sari, juga menyayangkan atas kejadian Kejahatan Seksual terhadap siswi oleh oknum yang bertugas di sekolahan dan juga terjadi di salah satu ruangan dalam sekolah.

Samsul juga membantah jika dirinya terlibat dalam perdamaian seperti yang diakui oleh orang tua korban. “Saya juga dikasih tahu oleh polisi mas, makanya saya bilang sama pihak sekolahan, kenapa nggak ngasih tau ke kami Aparatur Tiyuh. Kalau soal damai kabarnya mereka sudah sidang keluarga. Yang jelas kami tidak tau dan kasus ini sangat berbahaya, jadi kami takut kalau mendamaikan mereka,”tegasnya.

“Kalau Bhabinkamtibmas Tiyuh Gunung Sari bernama Okti, kalau Pak Irwan itu bukan Bhabinkamtibmas sini mas, melainkan untuk Tiyuh Pagar Jaya dan Sumber Rejo. Silakan saja tanyakan kepada keluarga dan pihak sekolahan,”tutur Samsul.

Sementara, kondisi JN orang tua pelaku terkesan tertutup, saat dijumpai di kediamannya meskipun JN diketahui ada di dalam rumah namun enggan keluar. “Ada kok mas, di dalam rumah ada orang,” kata tetangga JN. (Irawan/Bas/Lucky).

Facebook Comments