Beranda Daerah Lampung Tulang Bawang Barat

Sempat Tak Mau Lapor, Akhirnya Siswi Korban Pemerkosaan di Tubaba Masukan Laporan Resmi ke Polisi

7348
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Kepala SMPN 02 Lambu Kibang Tubaba, Gede (Baju Korpri) Ketua LPA Tubaba Elia Sunarto (Berkacamata), bersama beberapa Anggota Kepolisan saat melakukan pengecekan Ruangan Pramuka yang diduga menjadi tempat pemerkosaan. Foto : Irawan/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Tulangbawang Barat –┬áSetelah diberikan pencerahan hukum kepada keluarga siswi korban pemerkosaan di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 02 Lambu Kibang Tiyuh Gunung Sari Kecamatan Lambu Kibang Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) akhirnya keluarga korban bersedia memberikan laporan secara resmi kepada aparat kepolisian Polsek setempat.

Kini, Polsek Lambu Kibang Polres Tulangbawang memiliki beban baru untuk menemukan dan menyeret IM alias Muh yang diduga sebagai pelaku perkosaan yang dilakukannya di ruang pramuka SMPN 02 Lambu Kibang. Terduga pelaku ini diketahui memang bertugas di sekolah itu sebagai staf TU atau satpam.

Pada Senin (29/10/2018) kemarin digelar pertemuan di Gedung SMPN 02 Lambu Kibang yang dihadiri oleh Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Tubaba, Polres Tulangbawang, Polsek Lambu Kibang, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP3A) Kabupaten Tubaba, pihak sekolah beserta keluarga korban.

Berita Terkait : Oknum Satpam SMPN 02 Lambu Kibang Tubaba Diduga Perkosa Siswi..

Berita Terkait : LPA Tubaba : Pemerkosaan Terhadap Siswi SMPN 2 Lambu Kibang Bukan..

Elia Sunarto Ketua LPA Tubaba menjelaskan bahwa, kehadiran semua pihak di SMPN 02 Lambu Kibang tersebut guna menindaklanjuti perkara pemerkosaan terhadap siswi sekolahan itu.

“Kami sama- sama di lapangan untuk melakukan pendalaman terhadap kasus ini, “ungkapnya, Selasa (30/10/2018).

Ia menegaskan, LPA secara khusus mendorong kepada aparat kepolisian supaya menindaklanjuti tindak kekerasan seksual terhadap korban.

“Karena ini bukan delik aduan kita tidak menghendaki kasus ini berhenti di tengah jalan,”ucap Elia Sunarto.

“Alhamdullilah kita terus bergerak, kita sudah bertemu dengan pihak sekolah, saya juga sudah bertemu keluarga korban alhamdulilah akhirnya orang tua korban bersedia membuat laporan ke kepolisan,”terang Ketua LPA Tubaba ini.

Meskipun, sambung dia, sungguh disayangkan pihak-pihak aparatur Tiyuh Gunung Sari tidak bisa dihubungi dan ditemui untuk campur tangan selaku pemerintah setempat dalam perkara kejahatan luar biasa itu.

“Saya sudah menghubunginya melalui pesat singkat (SMS), sudah sejak dua hari yang lalu tidak ada jawaban dengan pak cariknya (Sekretaris Tiyuh) yang rumahnya didepan sekolahan pun demikian bahkan saya tadi juga sudah ketemu rumah pak carik yang notabenenya selaku komite tapi enggak tau alasannya kemana, intinya dari aparat tiyuh tidak ada yang koordinasi dengan kami, tapi sempat melakukan rapat di Polsek tadi,”papar Elia Sunarto.

“Upaya dari Polsek tentunya sangat dibutuhkan karena ini menjadi tanggung jawab Polsek dan didorong oleh LPA, ya mereka bergerak artinya terus di lakukan verbal, jika melihat olah TKP tadi di sekolahan beberapa saksi yang bisa memberikan keterangan pun sudah siap memberikan keterangan,”sambung Ketua LPA.

Dihubungi terpisah, IPDA Benny Ariawan, Kanit PPA Polres Tulangbawang menerangkan kasus ini masih dalam tahap penyelidikan.

“Dan korban pun sudah mau datang ke Polsek untuk membuat laporan, sekarang kita proses lidik,”singkatnya. (Irawan/Bas/Lucky)

Facebook Comments