Lebih Dekat dengan Air Traffic Controller, Pengatur Lalu Lintas Pesawat di Udara

18
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
http://www.kupastuntas.co/files/w644-1-4.jpg
Ilustrasi Petugas Air Traffic Controller Sedang Bekerja. Foto: Flickr / Aaron Belford

Kupastuntas.co, Bandar Lampung –¬†Selain bekerjasama dengan Ground Marshall, awak penerbang juga harus menjalin komunikasi dengan petugas Air Traffic Controller atau ATC. Ya, petugas satu ini bak teman dekat pilot karena harus selalu berkomunikasi.

Tugas mereka pun tak main-main. Petugas ATC terkenal mengemban tugas yang berat dan menuntut ketelitian. Mereka mempunyai tugas untuk mencegah pesawat terlalu dekat satu sama lain dan mencegah terjadinya tabrakan antar pesawat di udara.

ATC juga bertugas memberikan informasi yang dibutuhkan pilot, seperti informasi cuaca, navigasi penerbangan, dan lalu lintas udara. Serta memandu pilot untuk menaikan, menurunkan, atau membelokkan pesawat.

Baca Juga: Honda Monkey Mengaspal di Negeri Jiran, Indonesia Kapan?

Maka dari itu, ATC dan awak penerbang bak kerabat selama di udara dan di darat. Keduanya harus selalu berkomunikasi untuk bertukar informasi, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Petugas ATC bekerja dari tower tinggi untuk Aerodrom Control Tower agar mudah melihat dengan jelas keadaan landasan. Sementara untuk Approach Control Unit dan Area Control Center berada di ruangan yang juga berada tidak jauh dari menara agar mudah berkoordinasi.

Tugas yang berat dan menuntut ketelitian, serta ketepatan membuat para petugas ATC ‘dilarang’ stres. Maka dari itu, petugas diharuskan istirahat yang cukup dan tidak boleh bekerja melampaui jam yang sudah ditentukan. (kumparan)

Tanggapan Anda: