Selamat Bertugas, Tim Relawan Bandar Lampung untuk Sulteng

25
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Tim Relawan Kota Bandarlampung untuk Sulteng diberangkatkan dari halaman Pemkot setempat, Kamis (11/10). Foto: Farhan/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – 35 orang yang tergabung dalam Tim Relawan Tanggap Bencana Pemkot Bandarlampung untuk Sulawesi Tengah diberangkatkan dari halaman Pemkot setempat, Kamis (11/10) sekitar pukul 16.00 WIB.

Salah satu anggota tim, dr. Intan, mengaku berat untuk meninggalkan kedua anak perempuannya yang masih berumur 8 dan 5 tahun selama 10 hari. Meski demikian, ia mengatakan tetap harus berangkat ke Sulteng demi menjalankan tugas kemanusiaan ini.

“Berat, tapi sebagai seorang dokter ya harus menjalankan tugas,” ujar dokter yang bertugas di Puskesmas Kampung Sawah tersebut.

Sementara anggota tim lainnya, Triyono, yang sehari-hari bertugas di Puskesmas Pinang Jaya menjelaskan, persiapan tim yang paling utama adalah persiapan mental, karena katanya medan disana tergolong berat, bukan seperti yang biasa dihadapi sehari-hari.

“Yang berangkat ini yang sudah mumpuni dan berpengalaman, bukan anak-anak yang baru lulus,” terang perawat yang sebelumnya juga bergabung dengan tim relawan Lombok ini.

Obat-obatan dan kebutuhan untuk pengungsi lainnya yang dikrimkan Pemkot Bandar Lampung. Foto : Farhan/Kupastuntas.co

Sekkot Bandarlampung Badri Tamam yang melepas keberangkatan tim mengatakan, selain tim kesehatan dokter dan perawat, ada juga tim konseling yang diberangkatkan untuk membantu meringankan beban mental korban bencana di sana.

“Pembagian tugas dan penempatan, nanti akan diserahkan ke Satgas BNPB di sana. Informasi terakhir tim kita akan ditempatkan di Kabupaten Sigi,” katanya.

Badri Tamam meneruskan, tim terdiri dari 35 orang, 10 dokter, 20 perawat, dan 5 orang dari petugas BPBD Kota Bandarlampung. Selain bantuan tunai Rp. 500 juta dan dalam bentuk obat-obatan sebesar Rp. 150 juta. Ada juga sumbangan dari ASN di lingkungan pemkot dan siswa-siswi sekolah setempat sebesar Rp. 300 juta. (Farhan)

Tanggapan Anda: