Beranda Bandar Lampung

Penggunaan Mobile Pos Kerap Bermasalah, Korsupgah KPK RI: Tidak Efektif dan Berisiko

149
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
https://www.kupastuntas.co/files/WhatsApp-Image-2018-07-17-at-13.15.52.jpeg
Koordinator Wilayah II Sumatera Unit Koordinasi dan Supervisi Bidang Pencegahan (Korsupgah) KPK RI, Adlinsyah Malik Nasution. Foto: Erik/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandarlampung – Pemasangan tapping box dan mobile pos di sejumlah restoran di Bandar Lampung oleh Pemkot setempat. ditemukan sejumlah kendala di lapangan.

Kendala tersebut banyak muncul dari alat mobile pos yaitu sering terjadi error (kesalahan) pada penggunaan alat yang berfungsi mencegah kebocoran pajak tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kupastuntas.co, salah satu restoran yang mobile posnya mengalami error adalah Bakso Sony yang berada di Jalan Wolter Monginsidi.

Seperti yang diungkapkan Manager Bakso Sony, Wahyu. Ia membenarkan bahwa terjadinya masalah error pada alat mobile pos yang terpasang di tempatnya.

“Kalau kemarin ada kendala server, jadi banyak yang gangguan mobile posnya. Tapi info dari vendor, hari ini (kemarin) coba diperbaiki,” kata dia saat dihubungi melalui ponselnya, Minggu (4/11/2018).

Baca Juga: Polda Lampung Buru Pemilik 700 Kg Ganja Kering

Hal serupa juga disampaikan Manager Begadang Resto, di Jalan Diponegoro, Sugianto. Ia mengakui, bahwa selama ini penggunaan alat tersebut sudah lancar. Akan tetapi, selama dua hari terakhir, terjadi gangguan.

“Sejauh ini sudah lancar, tapi dua hari ini error lagi. Satpol PP dan anggota dari Pemda, sudah tau,” kata dia melalui pesan Whatsapp.

Sementara itu, Novan, petugas Technical Support dari pihak vendor pemasangan tapping box dan mobile pos, yaitu PT FTF Globalindo, membenarkan perihal error yang terjadi pada dua hari terakhir di beberapa rumah makan.

“Iya, memang sempat ada masalah mobile pos di beberapa tempat, diantaranya Bakso Sony dan Puti Minang depan Umitra. Saya sendiri yang langsung turun ke sana untuk memperbaiki,” katanya.

Ketika ditanyai apakah sejumlah masalah mobile pos yang terjadi disebabkan oleh human error atau dari kesalahan sistem, Novan tidak bisa memastikannya.

Sebelumnya, pada pertengahan Oktober 2018 lalu, atas temuan Tim Korsupgah KPK, beberapa restoran sempat dituding berbuat nakal karena mematikan atau tidak menggunakan tapping box/mobile pos yang telah terpasang. Namun pada kenyataannya, banyak kendala yang terjadi di lapangan, yaitu alat mobile pos yang terpasang mengalami gangguan/error dan SDM restoran yang belum bisa mengoperasikan alat pendeteksi kecurangan pajak tersebut.

Saat berkunjung ke Pemkot Bandar Lampung pada Oktober 2018 lalu, Koordinator Wilayah II Sumatera Unit Koordinasi dan Supervisi Bidang Pencegahan (Korsupgah) KPK RI, Adlinsyah Malik Nasution, sudah mewanti-wanti agar tidak menggunakan mobile pos yang tidak efektif dan berisiko dalam penggunaannya.

“Jangan mobile pos, riskan dan tidak efektif, saya minta tapping. Kalau restoran tidak punya cash register yang bisa dipasang tapping, segera pasang register, akan disiapkan juga oleh Pemkot,” tegasnya. (Farhan)

Facebook Comments