Berlangsung Selama Tiga Bulan, Way Laga Juarai Turnamen Sepak Bola

60
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lurah Way Laga, Dumta berfoto bersama dengan para peserta tournament sepak bola HUT kelurahan Way Laga ke XXX. Foto: Edu/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandarlampung – Setelah bergumul selama tiga bulan, warga Way Laga berhasil menjadi juara I dan II pada Piala Open Turnament HUT Kelurahan Way Laga, Kota Bandarlampung XXX tahun 2018, Minggu (25/11/2018) di Lapangan Way Laga.

Menurut Lurah Way Laga, Dumta, open tournament itu mereka gelar sejak awal Agustus 2018 lalu. Setelah tiga bulan berjalan, Minggu (25/11/2018) pertandingan final antara Way Laga FC VS Way Laga WFC dan dimenangkan oleh Way Laga FC dengan skor 4:2. Sementara juara 3 dan 4 diperebutkan oleh Babe FC Bindu VS Satlok dengan skor 4:2.

Di samping mendapat piala, para pemenang juga meraih uang pembinaan, yakni juara I Rp3.000.000, juara II Rp2.500.000,  juara III Rp1.500.000, dan juara IV Rp1.000.000.

Dumta menjelaskan, opent tournament ini digealr dalam rangka memperingati hari jadi Kelurahan Way Laga yang ke XXX tahun 2018 ini. Turnamen ini diikuti oleh 35 klub sepak bola dari beberapa kabupaten, seperti kabupaten Lampung Selatan, Pesawaran, dan klub lainnya yang ada di Kota Bandarlampung.

Way Laga Juarai Piala Open Turnament HUT Kelurahan Way Laga, Kota Bandarlampung ke XXX tahun 2018. Foto: Edu/Kupastuntas.co

Turnamen ini  dilaksanakan dari tanggal 26 Agustus- 25 Nopember 2018. Agar tidak mengganggu waktu kerja para pemain, pertandingan digelar setiap hari Jumat, Sabtu, dan Minggu.

“Tiga kali setiap pekan, maka dari itu sampai memakan waktu tiga bulanan lamanya,” ungkap Dumta pada Kupastuntas.co

Menurt Dumta, disamping tujuannya mencari bibit dan bakat bola bagi generasi muda. Momen itu juga guna mempersatukan rasa persaudaraan antara sesama pecinta olahraga sepakbola, terlebih khusus untuk mempererat rasa persaudaraan warga Kampung yang ada di kelurahan Way Laga.

Dia berharap warga Way Laga agar semakin bersatu tidak ada ribut-ribut apalagi sampai tawuran, “Motto yang kita tumbuh kembangkan adalah Way Laga Satu Way Laga Kuat. saya percaya dengan motto ini bisa membuat turnamen ini sukses sampai final tanpa keributan,” ujar Dumta. (Edu)

Tanggapan Anda: