Menpar: Media adalah Guardian untuk Pariwisata

32
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya. Foto:Ist

Kupastuntas.co, Jakarta – Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan media sebagai penjaga pariwisata Indonesia. Di saat pariwisata Tanah Air terkena bencana, ia berharap para jurnalis dapat menerapkan jurnalisme ramah pariwisata.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengajak media agar dalam kondisi bencana alam tetap bisa memberikan nilai positif kepada pariwisata Indonesia.

“Untuk pariwisata, media adalah guardian. Penangkal segala berita buruk. Lewat media, citra pariwisata bisa menjadi baik. Dan jelas hal itu punya impact untuk kunjungan wisatawan,” kata Menteri Pariwisata, Arief Yahya, dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/11/2018).

Dia menjelaskan dari bencana erupsi Gunung Agung yang tejadi di Bali beberapa waktu lalu, Indonesia mengalami kerugian hingga triliunan rupiah akibat banyaknya wisatawan yang membatalkan kunjungannya ke Bali.

Untuk itu pihaknya pun menggelar Focus Group Discussion (FGD) Fasilitasi Pengembangan Teknologi Informasi dan Telekomunikasi ‘Pencanangan Gerakan Jurnalisme Ramah Pariwisata’ di Aston Semarang Hotel & Convention Center. Ini merupakan FGD kedua yang dicanangkan Kemenpar bekerja sama dengan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI)

Acara tersebut diisi oleh narasumber yang terdiri dari lembaga legislatif, pemerintah, dan persatuan wartawan seperti, Anggota Komisi B DPRD Jawa Tengah H. Ferry Firmawa, Kepala Disporapar Jawa Tengah Urip Sihabudin, Ketua DPD Asita Jawa Tengah Joko Suratno dan Ketua PWI Jawa Tengah Amir Mahmud.

Ketua SMSI Auri Jaya mengatakan pemberitaan yang keliru seputar bencana sebenarnya bisa diminimalisir melalui crisis centre.

“Pemberitaan positif dengan kondisi geografis Indonesia saat ini menuntut jurnalisme yang ramah pariwisata. Ini akan membantu citra baik Indonesia karena berita yag keliru itu cepat menyebar. Dengan adanya crisis centre diharapkan pemberitaan negatif tentang bencana di Indonesia bisa dicegah,” katanya.

Acara tersebut dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Turut hadir pula di kesempatan yang sama yaitu Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pariwisata Guntur Sakti dan Staf Khusus Bidang Komunikasi Kemenpar Don Kardono. (cnn)

Tanggapan Anda: