PDIP Tubaba Kecam Pelapor Kadernya yang Diduga Melanggar Pemilu

437
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Ponco Nugroho, Ketua DPC PDIP Kabupaten Tubaba saat diwawancarai wartawan di Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tubaba. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Tulangbawang Barat – Terkait dugaan pelanggaran pemilu yang dilaporkan oleh Ari Gunawan Tantaka Caleg Partai Demokrat Tubaba terhadap Rubiono Caleg PDIP, membuat Ketua DPC PDIP Tubaba, Ponco Nugroho angkat bicara.

Kejadian ini bermula ketika kalender sosialisasi Rubiono selaku caleg, diminta oleh warga sekitar, sehingga kalender dan beras dibawa warga secara bersamaan. Hal itulah yang dijadikan Ari Gunawan Tantaka sebagai bahan laporan dugaan pelanggaran pemilu kepada Bawaslu Tubaba, dan juga menjadi materi Gakumdu Tubaba untuk melakukan pendalaman terkait kasus dugaan pelanggaran pemilu.

Ponco Nugroho, Ketua DPC PDIP Kabupaten Tubaba mengapresiasi sejumlah pihak yang telah bersungguh sungguh ikut andil dalam perkara yang dilaporkan oleh Caleg Demokrat Tubaba terhadap kader sekaligus caleg PDIP.

” Yang pertama saya terimakasih buat kawan-kawan wartawan dan terutama bawaslu yang telah menyelesaikan ini,”ungkapnya saat berada di Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tubaba, Kamis (8/11/2018).

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tubaba ini juga menegaskan bahwa pihaknya akan kooperatif terhadap upaya penegakan hukum yang dilakukan oleh Gakumdu Tubaba sehingga penyelesaian kasus dugaan pelanggaran pemilu tersebut dapat membuahkan hasil dan keputusan.

Berita Terkait: Diduga Lakukan Pelanggaran Pemilu, Caleg Tubaba Rubiono: Saya Tidak Tahu Beras Itu Dari Mana

“Ini juga kita awal klarifikasi, dan Rubiono kita hadirkan disini, dan kita juga tanya dia, tidak pernah bagi-bagi beras. Yang paling penting kita tidak mungkin menutupi. Kalau kalender dan stiker sudah disampaikan kalau itu adalah alat peraga. Jadi, sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada Bawaslu dan Gakumdu, ini supaya clear,”tutur Ponco.

Karena, sambung dia, PDIP ingin menang dengan  bersih. Sehingga, Ponco juga dengan tegas mengatakan jika terdapat kader yang melakukan pelanggaran maka PDIP akan memberikan sanksi.” Begitupun sebaliknya, Rubiono ini akan kita bela sampai titik penghabisan karena sudah jelas beliau tidak bersalah,” tegasnya.

“Terus kemudian PDIP ingin membangun Tubaba yang punya slogan dengan TOP. Jadi, sekali lagi PDIP punya kader yang memang tidak menyalahi undang-undang. Ya, menindak kalau memang salah. Kita bilang beliau tidak bagi beras. Kalau kita bicara yang sudah beredar caleg PDIP bagi beras itu tidak benar,” pungkasnya. (Irawan/Bas/Lucky)

Tanggapan Anda: