Puluhan Robot Terbang Adu Ketangkasan di Kota Baru Lamsel

44
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Wakil Gubernur Lampung, Bachtiar Basri, bersama Sekjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristek Dikti Rina Astuti foto bersama dengan para peserta KRTI 2018, di Kota Baru, Lampung Selatan, Selasa (6/11/2018). Foto : Ist

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Puluhan robot terbang dari 38 Perguruan Tinggi se-Indonesia beradu ketangkasan, kecepatan dan kecanggihan dalam Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2018, di Kota Baru, Lampung Selatan, Selasa (6/11/2018). Tercatat, pesertanya mencapai 84 tim, yang terdiri dari 252 Mahasiswa dan 50 dosen pembimbing.

Terdapat empat kategori lomba pada KRTI tahun ini. Di antaranya adalah Racing Plane (RP), Fixed Wing (FW), Vertical Take-Off and Landing (VTOL), dan Technology Development (TD).

Pada pembukaan acara tersebut, Menteri Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristek Dikti) Mohamad Nasir diwakili Sekretaris Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Rina Astuti.

Rina mengatakan, tujuan diselenggarakannya KRTI tersebut sejalan dengan tujuan Perguruan Tinggi dalam menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing. Acara itu, menurut Runa, bukan hanya mencari juara, melainkan juga mendorong seluruh mahasiswa di Indonesia untuk berprestasi dalam berbagai bidang khususnya di bidang teknologi.

“Sebagai mahasiswa yang terpilih dalam mengikuti lomba maupun yang mendukung terselenggaranya acara ini, diharapkan untuk memberikan prestasi terbaik yang bisa ditunjukkan,” ujar Rina.

Rina menargetkan, output acara tersebut dapat ditularkan kepada mahasiswa lain ataupun calon mahasiswa lain untuk berprestasi. Khususnya prestasi di bidang robot terbang tanpa awak.

Ia menyebutkan jumlah mahasiswa Indonesia 7 juta orang. Peserta KRTI merupakan mahasiswa terpilih yang akan unjuk prestasi bukan hanya sebatas robot terbang tetapi juga hal-hal yang mengikuti seperti soft skill demi melahirkan mahasiswa berdaya saing. Adapun Kemenristekdikti menunjuk Universitas Teknokrat Indonesia sebagai tuan rumah KRTI 2018  dengan tema “Menuju Kemandirian Teknologi Wahana Terbang Tanpa Awak”

Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri memberi apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya KRTI 2018. Kontes tersebut, menurut Wagub, memberi kebanggaan tersendiri bagi Lampung.

“Saya sangat mengapresiasi dan menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini sebagai wahana menumbuhkan wawasan, pemahaman, pengalaman dan untuk mendorong kreativitas dalam menghasilkan generasi muda Indonesia untuk kemajuan bangsa di kancah dunia,” ujar Bachtiar.

Bachtiar menyerukan seluruh generasi muda untuk tetap semangat, tidak hanya mengikuti lomba pada KRTI, tapi juga memajukan bangsa dan negara di kancah Internasional khususnya di bidang teknologi. Tujuannya untuk merespons perkembangan era Revolusi Industri 4.0, agar Indonesia dapat menyiapkan generasi muda yang berkompeten dan memiliki daya saing dengan bangsa lain khususnya di bidang teknologi.

“Dengan semangat generasi muda, semoga melalui acara ini ke depannya dapat memberikan yang terbaik tidak hanya untuk Indonesia, melainkan juga untuk dunia,” ujar Bachtiar.

Bachtiar berharap mahasiswa Lampung dapat memenangkan KRTI tersebut baik diwakili oleh Perguruan Tinggi Teknokrat Lampung maupun Universitas Lampung. “Mudah-mudahan salah satunya ada yang bisa masuk. Mungkin bisa jadi juara ataupun minimal pada tingkat 3 besar,” ujarnya. (Tampan/Rls)

Tanggapan Anda: