Beranda Bandar Lampung

BMKG Lampung : Waspada Kemungkinan Tsunami Susulan Usai Terjadi Retakan Baru GAK

1096
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Logo BMKG.

Kupastuntas.co, Bandar Lampung –┬áBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Lampung meminta masyarakat terutama di wilayah pesisir untuk tetap waspada jika terjadi tsunami susulan setelah ditemukannya retakan baru di badan Gunung Anak Krakatau.

Bagian badan gunung yang diduga akan longsor karena retakan tersebut bervolume 67 juta kubik dengan panjang sekitar 1 kilometer. Namun volume tersebut kemungkinan lebih kecil dari longsoran sebelumnya yang menyebabkan tsunami pada 22 Desember 2018.

“Kita berharap tak terjadi lagi tsunami, tapi kita juga tak tahu kapan terjadinya tsunami susulan, makanya masyarakat harus tetap waspada selama erupsinya masih terjadi,” ujar pihak Geofisika BMKG Lampung, Tris Mahargyono kepada Kupastuntas.co, Rabu (2/1/2019).

Dikatakannya, untuk memantau lebih cepat adanya tsunami yang disebabkan Gunung Anak Krakatau, pihaknya kini telah memasang alat berupa sensor pemantau gelombang dan iklim yang dipasang di Pulau Sebesi yang berjarak dekat dengan Gunung Anak Krakatau.

“Alat tersebut akan cepat menginformasikan perkembangan gelombang dan cuaca yang disebabkan aktivitas Gunung Anak Krakatau ke pusat data kami,” jelasnya.

Untuk diketahui, retakan muncul setelah gunung mengalami penyusutan dari sebelumnya 338 meter di atas permukaan laut (mdpl) menjadi hanya 110 mdpl. (Erik)

Facebook Comments