Beranda Nasional

Viral di Medsos, Polisi Berhasil Ringkus Pelaku Pemukulan Perempuan Sedang Shalat di Masjid

119
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Screenshot dari video pemukulan kepada seorang wanita yang sedang melaksanakan sholat di masjid.

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Polisi menangkap Muhammad Zuhairi, pelaku pemukulan perempuan yang sedang salat di masjid. Ternyata MJ memukul korban karena hendak mengambil tas korban.

“Dia melakukan itu karena dia membutuhkan makanan, otomatis dia memerlukan uang dan melihat korban membawa tas diasumsikan pasti ada uangnya, dan akhirnya dia melakukan tindak pidana tersebut,” ucap Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Sudarsono, Rabu (2/1/2019).

Dia mengatakan pelaku mengaku menganiaya korban karena kehabisan uang. Pelaku juga sempat meminta-minta di sejumlah masjid yang disinggahinya.

Namun upaya tersebut tak membuahkan hasil. Hingga akhirnya MJ melihat tas seorang perempuan saat sedang salat di Al Istiqomah, Sungai Kunjang, Samarinda, Kalimantan Timur.

Zuhairi ditangkap di rumahnya di daerah Sanga-sanga, Kutai Kertanegara, pada siang hari tadi. Zuhairi sempat melakukan pelarian ke sejumlah kota di Kaltim.

Sudarsono memastikan, kasus ini merupakan kriminal murni. “Jadi ini murni tindak pidana murni tidak ada kaitannya dengan keagamaan,” imbuhnya.

Polisi mengamankan satu buah balok yang sebelumnya digunakan untuk tongkat di samping mesjid dan mukenah yang digunakan korban saat dianiaya.

Zuhairi dibekuk di Kukar (Suriyatman-detikcom)

Kasus ini terungkap setelah video penganiayaan yang dilakukan pelaku viral di media sosial. Peristiwa diketahui terjadi pada hari Jumat (28/12) pukul 14.05 Wita. Setelah videonya viral, Zuhairi mengaku ketakutan dan sengaja menyerahkan diri.

“Saya sudah niat untuk menyerahkan diri, saya salah, saya bingung mau ke mana, saat itu saya hanya perlu makan jika berhasil pun saya tidak akan ambil seluruh uang korban karena memang hanya butuh Rp 15 ribu sampai Rp 20 ribu,” kata Muhammad Zuhairi.

Kini untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya bapak 8 anak ini dikenakan pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

“Korban orangnya ramah, entah kenapa saya nekat melakukan hal itu, tak tahu iblis apa, setan apa yang merasuki saya,” jelas Zuhairi. (Detik)

 

Tonton Juga :

Tagar #02WinTheElection Jadi Trending Topik, Kemenangan Prabowo-Sandi ?

Facebook Comments