2019, Pemkab Lampura Fokus Pengembangan Pariwisata

86
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara, bersama Kadisporapar, Ilham Akbar, Camat Sungkai Barat, Abdurrahman, ketika berada di air terjun Desa Way Isem. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Lampung Utara –┬áDinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Lampung Utara tengah mempersiapkan pengembangan dua bendungan sebagai tempat wisata yang masuk program prioritas di tahun 2019.

Kepala Dinas Disporapar Lampung Utara, Ilham Akbar mengatakan, dua bendungan yang akan dikembangkan yaitu, Bendungan Way Rarem dan Bendungan Way Tebabeng.

Untuk memantapkan pengembangan itu, Disporapar Lampung Utara masih terus melakukan koordinasi dengan pihak Balai Besar Pengairan Provinsi Lampung, karena menurut Ilham Akbar, kendala pengembangan tempat wisata tersebut masih terkendala dengan aset kepemilikan.

“Kita sudah koordinasikan dengan balai besar dan pariwisata provinsi karena pengembangan ini membutuhkan kerjasama untuk bendungan Way Rarem,” kata Ilham Akbar, Senin (7/1/2019).

Sedangkan untuk Bendungan Way Tebabeng itu juga masih menunggu persetujuan agar dapat segera dilakukan perbaikannya, lanjutnya.

Selain mempersiapkan pengembangan pada tempat-tempat wisata tersebut, Disporapar Lampung Utara saat ini masih dalam tahap persiapan untuk menggelar festival Ratula (lomba dayung) yang akan diselenggarakan di Bendungan Way Rarem pada bulan Maret mendatang.

Bupati bersama camat Sungkai Barat dan kepala desa sekecamatan setempat. Foto : Ist

“Insya Allah festival Ratula (dayung) akan terselenggara di Bendungan Way Rarem, untuk itu kita masih terus melakukan koordinasi dengan provinsi,” ungkapnya.

Masih menurutnya, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara setelah sebelumnya memprioritaskan program di bidang infrastruktur, pendidikan, keagamaan, dan keamanan. Saat ini akan melakukan pengembangan di bidang pariwisata karena program itu merupakan salah satu cara untuk menunjang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten setempat.

Olah karenanya, beberapa waktu lalu bupati juga kembali melihat kondisi tempat pariwisata air terjun yang ada di Desa Way Isem, Kecamatan Sungkai Barat. “Saat liburan kemarin air terjun yang ada di Sungkai Barat itu sudah menjadi salah satu tempat wisata yang diminati masyarakat,” ujarnya. (Sarnubi)

Tanggapan Anda: