Anak-Anak Lamsel Terdampak Tsunami Tampak Gembira Jalani Hari Pertama Sekolah

78
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Kepala Dinas Pendidikan Lamsel Thomas Amirico saat mengunjung sekolah darurat di posko pengungsian korban tsunami Lamsel. Foto/; Dirsah/Kupastuntas.co)

Kupastuntas.co, Lampung Selatan – Dengan pakaian seadanya, seratusan siswa sekolah yang menjadi pengungsi korban tsunami selat sunda di Lapangan Tennis Indoor Kalianda, Lampung Selatan, tampak bergembira menikmati pelajaran hari pertama, pasca libur panjang, Senin (7/1/2019).

Berdasarkan data yang dihimpun Kupastuntas.co, sedikitnya 110 siswa dari berbagai jenjang yang mengikuti pelajaran di sekolah darurat yang didirikan oleh Pemkab Lampung Selatan.

Di mana terdapat 76 orang siswa/i SD, 16 siswa/i SMP dan 18 siswa/i SMA/sederajat.

Dari pantauan Kupastuntas.co, terdapat tiga buah tenda besar yang didirikan oleh pemerintah setempat sebagai sekolah darurat untuk para pengungsi.

Kepala Dinas Pendidikan Lampung Selatan Thomas Amirico menjelaskan, bila didirikannya sekolahan darurat tersebut, agar anak-anak yang terdampak tsunami tetap dapat mengenyam bangku pendidikan.

“Ini tugas kita untuk membantu siswa agar mendapatkan hak mereka untuk mengenyam bangku pendidikan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala SDN 1 Desa Tejang Pulau Sebesi Zakaria menuturkan bila, para siswa membutuhkan peralatan sekolah.

“Harapan kita, ada bantuan untuk mereka, agar belajarnya dapat maksimal,” ujarnya.(Dirsah)

Tanggapan Anda: