Kepala BKD Metro: Enam Formasi CPNS yang Tidak Terisi Tak Berdampak Signifikan

91
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Kepala BKPSDM Kota Metro Welly Adiwantra usai menghadiri rapat koordinasi di Pemda setempat. Foto: Firman/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Metro – Selesainya seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Metro merekapitulasi bahwa, dari seluruh formasi yang dibutuhkan, terdapat enam formasi yang mengalami kekosongan. Kekosongan tersebut di antaranya adalah formasi umum dan penyandang disabilitas.

Namun demikian, dengan kenyataan tersebut, Kepala BKPSDM Kota Metro, Welly Adiwantra mengungkapkan, tidak akan terjadi suatu dampak yang signifikan dari adanya formasi CPNS yang tidak terisi itu.

“Kita tertolong dengan adanya pe-rangking-an. Saya pikir di kabupaten atau kota lain juga terjadi hal yang sama, terjadi kekosongan juga. Karena itu kan disebar. Kita masih mending wilayahnya masih terjangkau. Di wilayah lain, yang wilayahnya relatif luas, itu akan menyulitkan,” katanya usai menghadiri rapat koordinasi di Aula Pemerintah Daerah Kota Metro, Senin (7/1/2019).

Sejauh ini, CPNS yang telah dinyatakan lulus tes, belum ada yang melakukan registrasi. Menurutnya, proses registrasi kemungkinan besar akan dilakukan secara online melalui BKPSDM kabupaten/kota setempat untuk disampaikan ke pemerintah pusat.

“Mereka masih ada tenggat waktu 22 hari, jadi mereka masih melengkapi. Masih bikin SKCK, bebas narkoba, keterangan sehat, mereka masih melengkapi itu semua. Jadi belum ada yang registrasi langsung,” jelasnya.

Di sisi lain, tenaga kerja honorer yang ada di Kota Metro berjumlah 980 orang. Jumlah tersebut sudah termasuk dengan tenaga kebersihan dan seluruh tenaga kerja lapangan yang ada di Kota Metro. Namun, Welly mengungkapkan, tenaga honorer yang ada tersebut tidak dapat menutupi kekosongan formasi CPNS yang ada. Menurutnya, dua formasi yang dibutuhkan adalah tenaga ahli dan harus diisi oleh tenaga ahli. (Firman)

Tanggapan Anda: