Warga Diminta Aktif Lapor Pelanggaran Pemilu

32
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Bawaslu. Foto: Ist/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Warga diminta untuk turut aktif mengawasi jalannya pemilu 2019 dan melaporkan jika menemukan adanya pelanggaran.

Hal tersebut disampaikan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bandar Lampung, Candrawansah, saat ekspose akhir tahun, Sabtu (5/11/2019).

“Peran aktif masyarakat juga sangat diperlukan untuk mengawasi jalannya Pemilu 2019. Kami minta kepada warga, jika ada temuan pelanggaran, segera laporkan, asa;kan didukung dengan alat bukti yang kuat. Kita akan berikan reward, apa bentuknya (reward) belum bisa kita sebutkan, masih dalam pembahasan,” kata Candrawansah.

Menurutnya, untuk memaksimalkan kinerja selain pihak Panwascam dan perangkatnya dalam melaksanakan tugas, pihaknya juga banyak melakukan kerjasama dengan masyarakat, itu sebagai bentuk keseriusan Bawaslu Bandar Lampung atas laporan kerjasama masyarakat untuk mewujudkan pemilu damai dan bersih.

Dalam ekspose akhir tahun, kata Candrawansah, sepanjang periode Agustus hingga Desember 2018, pihaknya menangani sekitar 15 perkara pelanggaran Pemilu, baik tingkat kecamatan maupun kota.

“Kami telah meregistrasi lima kasus penanganan temuan dan laporan pelanggaran Pemilu. Itu, terdiri dari tiga temuan pengawas Pemilu dan dua laporan masyarakat dengan rincian empat dugaan pelanggaran pidana Pemilu dan dua dugaan pelanggaran lainnya, dalam hal ini terdapat satu kasus dengan dua dugaan pelanggaran,” ujarnya.

“Sampai saat ini, kita telah menemukan dua dugaan pelanggaran administratif Pemilu di Dapil I Bandar Lampung yang selanjutnya diteruskan ke Bawaslu Provinsi Lampung untuk dilakukan proses sidang administratif,” lanjutnya.

Selain itu, lanjutnya, Bawaslu Bandar Lampung juga saat ini tengah melakukan proses sidang untuk dua temuan pelanggaran administratif Pemilu di Dapil Tanjung Senang, Sukabumi, Sukarame, Panjang, Bumi Waras, dan Kedamaian.

Candra mengaku sudah memiliki program, hanya saja masih dalam pembahasan kajian sesuai dengan aturan dan tahapan. “Kami juga mengapresiasi dengan kinerja Panwascam se-Bandar Lampung yang hingga saat ini telah bekerja sepenuh hati dalam melakukan pengawasan,” ujarnya.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Bandar Lampung Divisi Penindakan dan Pelanggaran, Yahnu Wiguno, menambahkan, dipublikasikannya jumlah pelanggaran tersebut bukan berarti memiliki tendensi, tetapi tujuannya untuk refleksi akhir tahun kegiatanyang dilakukan Bawaslu.

“Dipublikasikannya catatan akhir tahun ini sebagai bentuk keterbukaan informasi publik yang kami lakukan. Ke depan, kami secara continue akan terus menindaklanjuti segala bentuk temuan/laporan dari masyarakat terkait dengan adanya dugaan pelanggaran Pemilu, karena hal tersebut merupakan amanah dari UU No.7 Tahun 2017 tentang Pemilu,” kata dia. (Sule)

Tanggapan Anda: