Duh, Oknum Pamen Polda Lampung Diperiksa Propam, Diduga Indehoi Dengan Wanita Muda

1631
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
rumah RLH di Gang Sarikem, Kelurahan Kelapa Tiga Permai, Kecamatan Tanjung Karang Barat. Foto : Kardo/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung –┬áCitra Institusi Polri tercoreng akibat ulah oknum Perwira Menengah (Pamen) Polda Lampung yang kini tengah menjalani pemeriksaan terkait adanya dugaan perbuatan asusila.

Inisial Pamen tersebut ialah RLH dan bertugas di Bidang Dokter Kesehatan Polda Lampung.

Kronologi awal yang berhasil dihimpun di lokasi kejadian, rumah RLH di Gang Sarikem, Kelurahan Kelapa Tiga Permai, Kecamatan Tanjung Karang Barat pada Sabtu (29/12/2018) malam diramaikan oleh warga. Pasalnya, warga mengetahui bahwa ia membawa seorang wanita muda. Lantas warga sekitar beramai-ramai memandangi kediaman RLH.

RLH yang merasa rumahnya sedang dipantau memilih keluar dan pergi bersama wanita tersebut menggunakan mobil.

Lalu informasi tersebut tersebar ke internal Polda Lampung. Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) pun bertindak dan melakukan penelusuran. Hasilnya, RLH diperiksa oleh Pengamanan Internal Polri (Paminal).

“Kalau warga di sini sebenarnya sudah pada tahu semua mas. Tapi tidak enak aja, karena tahu dia itu polisi berpangkat lagi. Dia itu sudah sering dilaporin ke pemuka kampung tapi tetap tidak digubris,” kata wanita berdaster biru menggunakan jilbab biru yang menolak namanya dipublikasikan ke media saat ditemui Kupastuntas.co di tempat kejadian, Selasa (8/1/2019).

Ketua RT 05 Lk 2 Kelurahan Kelapa Tiga Permai Erfendi Sasmita yang coba ditemui awak media ini di kediamannya membenarkan adanya informasi di atas.

Namun menurut dia, informasi tersebut tidak disaksikannya secara langsung.

“Dia juga orangnya jarang berada di rumah itu. Pernah ketemu. Saya kenal dengan dia (RLH_read). Dan sampai sekarang saya juga belum mengonfirmasi informasi itu,” ujarnya.

Ia hanya mengakui adanya kedatangan dua petugas kepolisian dari Polda Lampung yang berniat untuk bertanya tentang sosok RLH dan sekaligus menanyakan informasi tersebut.

“Saya jawab kepada mereka bahwa saya tidak menyaksikan secara langsung kejadian itu,” ungkapnya.

Secara umum, dia mengetahui kediaman RLH sebelumnya adalah tempat tinggal yang bersangkutan. Kemudian beralih menjadi tempat kos-kosan khusus wanita.

“Dulu seperti itu. Kadang jadi kos, kadang dikontrak oleh satu keluarga. Itu dipakai jadi kos perempuan,” terangnya.

Mantan Kabid Propam Kombes Pol Hendra Supriatna yang baru saja melaksanakan serah terima jabatan dengan Kabid Propam AKBP Joas Panjaitan saat ditemui awak media ini untuk menanyakan informasi di atas mengatakan bahwa yang bersangkutan tengah menjalani pemeriksaan.

“Sudah ditangani. Silahkan tanyakan ke bagian Wabprof. Kan saya bukan Kabid Propam lagi. Tapi memang itu sudah ditangani,” ujarnya.

Pantauan di lokasi, rumah gedung milik RLH yang bercorak warna warni itu terlihat terkunci dan tampak tidak dihuni. Terlihat di depan rumahnya tertancap plang bertuliskan Hammi Griya kost harian/mingguan/bulanan. AC, TV, KM, WC. Tampak juga secarik kertas bertuliskan dua nomor telepon yakni 082179875569 atau 08998147292. (Kardo)

Tanggapan Anda: