Disdukcapil Way Kanan Jemput Bola Perekaman KIA

55
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Seketaris Disdukcapil Kabupaten Way Kanan, Syahrul Munir, S.Pd’I.MM, saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (9/1/2019). Foto: Sandi/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Way Kanan – Masih banyaknya anak yang belum memiliki Kartu Identitas Anak (KIA) membuat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Diadukcapil) Way Kanan mengambil langkah jemput bola dengan menyasar sejumlah sekolah-sekolah se-Kabupaten Way Kanan. Untuk itu, Dinas menyiapkan dua mobil yang siap jemput bola.

Seketaris Disdukcapil Kabupaten Way Kanan, Syahrul Munir, S.Pd’I.MM, saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan KIA merupakan pelaksanaan Undang-undang No. 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang No. 24 tahun 2013. Karenanya, dinas mengajak Kepala Sekolah SMP/MTs Negeri maupun Swasta untuk mensukseskan langkah itu.

“Kita akan melakukan jemput bola ke sekolah. Karenanya, kita berharap pihak terkait untuk mendukung langkah itu,” terangnya, Rabu (9/1/2019).

Syahrul, melanjutkan saat ini sudah ada 24.980 anak yang telah mencetak KIA dari data tahun 2018. Sedang untuk ditahun 2019 kita tetap melanjutkan program yang ada dikarnakan untuk KIA sendiri kususnya di Way Kanan belum mencapai 50% yang artinya masih banyak yang belum membuat KIA. Kami juga berharap anak usia 0 sampai dengan 17 kurang satu hari, memiliki KIA.

Sedangkan untuk SMA dan SMK se-Way Kanan kita akan melanjutkan program yang di tahun 2018 pendataan dan pembuatan KTP berkaitan dengan pemilih pemula.
Selain KIA Disdukcapil Way Kanan juga akan menjemput bola kepada masyarakat yang belum memiliki KTP, KK dan Akte Kelahiran baik pembuatan baru atau perubahan data dan perbaikan,” terangnya.

Syahrul, menambahkan untuk yang wajib KTP khususnya di kabupaten Way Kanan hasil data yang ada jumlah penduduk sebanyak 477.564. Sedangkan yang wajib KTP sebanyak 342.961 dari data tersebut yang telah dicetak dari tahun 2016 sampai 2018 totalnya sebanyak 384.466 sedangkan yang belum dicetak sebanyak 7,614 dilihat dari data yang ada untuk wajib KTP-nya sudah melebih dari 50℅,” terangnya. (SANDI)

Tanggapan Anda: