Pulihkan Pariwisata Pascatsunami, Gubernur Lampung Dapat Pujian Menteri Pariwisata

25
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Menteri Pariwisata Arief Yahya. (Foto: Ist/Kupastuntas.co)

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Menteri Pariwisata Arif Yahya memuji reaksi cepat Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo dalam memulihkan pariwisata Lampung pasca musibah tsunami Selat Sunda yang terjadi 22 Desember 2019 lalu.

“Kami sengaja mengundang gubernur Lampung dalam rakor pemulihan sektor pariwisata pascatsunami Selat Sunda di Marbella Convention Hotel Anyer, Serang, Banten, hari ini,”  kata Arief Yahya dalam keterangan tertulis yang diterima di Bandar Lampung, Jumat (11/1/2019).

Dalam kesempatan itu, Menteri Arief Yahya mengatakan tak semua area Banten dan Lampung objek wisatanya terdampak tsunami.

Gubernur Lampung, lanjutnya, telah melakukan berbagai langkah untuk pemulihan objek wisata khususnya pesisir.

Menteri Pariwisata menyampaikan pihaknya bersama pemangku kepentingan pariwisata menyiapkan sejumlah rencana aksi untuk mempercepat pemulihan sektor pariwisata di kedua daerah tersebut.

Rencana aksi akan difokuskan untuk pemulihan sumber daya manusia (SDM) dan kelembagaan kepariwisataan, strategi promosi destinasi pariwisata yang tidak terkena dampak, serta pemulihan destinasi pariwisata yang terdampak.

Arief Yahya menjelaskan, di antara rencana aksi pemulihan akibat tsunami Selat Sunda itu, perlu ada relaksasi bagi industri pariwisata.

Kementerian Pariwisata telah mengusulkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pihak terkait untuk memberi relaksasi di bidang keuangan termasuk cicilan ke bank.

Dalam masa recovery (pemulihan) Kemenpar menyiapkan 23 kegiatan yang berlangsung di dalam negeri dan mancanegara (20 kegiatan di Tanah Air dan 3 kegiatan di Malaysia).

“Kita menyiapkan sejumlah aksi dalam mendukung strategi promosi destinasi pariwisata yang tidak terkena dampak tsunami Selat Sunda yang terbagi dalam 23 kegiatan,” ujarnya.

Pada pemulihan destinasi yang tidak terdampak di Banten dan Lampung Selatan tersebut diupayakan dilakukan penumbuhan kepercayaan wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus) untuk berkunjung ke pesisir Pantai Selat Sunda.

Gubernur Lampung M Ridho Ficardo mengatakan pihaknya melakukan langkah cepat memulihkan sektor pariwisata.

Kampanye Pariwisata Lampung dengan hashtag #LampungItuKerreen dan penyelenggaraan Lampung Great Sale dengan menerapkan penawaran paket wisata hot deals bekerjasama dengan hotel/restoran, travel agent dan maskapai penerbangan untuk memberikan harga terbaik dengan tidak menurunkan kualitas pelayanan.

“Kami juga melakukan aksi bersih-bersih pantai, berkolaborasi dengan stakeholder pariwisata, media dan travel blogger guna membentuk image/citra pariwisata Lampung yang nyaman untuk berwisata,” tambah Ridho. (Antara)

Tanggapan Anda: