Cerita Pedagang Soto di Balik Penemuan Bayi Laki-laki dalam Kardus

343
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Megawati Pedagang Es Dugan Menunjukkan letak penemuam bayi. Foto: Ist/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pringsewu – Publik Bumi Jejama Secancanan digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diperkirakan berusia 1,5 bulan di Pekon Panutan, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Senin (14/1/2019) pagi.

Bayi malang ini pertama sekali ditemukan oleh Muhzidin pedagan soto bersama istrinya Ruri Maeli. Bayi ditemukan dalam kardus yang terletak di warung es dugan persis di pinggir Jalan Lintas Barat depan gereja Santa Maria Panutan, Pagelaran.

Ruri Maeli menceritakan kronologis penemuan bayi yang sebelumnya tidak ada firasat sama sekali. Pagi itu sekitar pukul 08.45 WIB, Ruri Maeli sedang beres beres untuk buka warung soto gedek jos miliknya yang bersebelahan dengan warung es dugan milik Megawati (50) warga Gemah Ripah Pagelaran.

“Saat tengah beres-beres, tiba-tiba suami saya mendengar ada suara (seperti suara kucing mau kawin). Karena penasaran kami mendekat kearah datangnya suara tersebut yang ternyata dari dalam kardus yang terletak di warung Megawati,” papar Ruri Maeli.

Baca Juga: Geger, Bayi Laki-laki Berusia 2 Bulan Ditemukan dalam Kardus di Pagelaran

Setelah kardusnya kami buka, imbuh dia, ternyata ada bayi laki laki yang di sebelahnya
ada dot berisi susu. “Saya langsung melapor ke polisi yang kebetulan rumahnya dekat dengan lokasi. Saat itu orang langsung ramai untuk melihat bayi itu,” ungkapnya.

Menurut pengakuan warga Patoman ini, sebelum bayi ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB ada warga sekitar yang melihat seorang perempuan mengenakan kerudung merah mondar mandir di lokasi penemuan bayi. Namun menurutnya warga yang melihat tersebut tidak tau persis apakah perempuan dimaksud membawa bayi atau tidak.

“Bayinya ganteng, katanya mau diurus pak Wakil Bupati. Oh ya berkat penemuan bayi tersebut soto saya cepat habis diborong wartawan sama polisi,” kata dia.

Sementara Megawati pemilik warung es dugan mengatakan tidak melihat penemuan bayi karena tiba di warung sekitar pukul 10.00 WIB. Dia mengatakan ada CCTV di gereja Santa Maria yang mengarah ke arah jalan namun posisinya agak jauh.

“Kok tega buang bayinya, kalau ada niat mau ngasih ke orang ya seharusnya dikasih baik baik jangan dibuang begitu,” ungkapnya sembari mengatakan sudah banyak yang mau mengurus bayi tersebut termasuk wakil Bupati Pringsewu.

Kapolsek Pagelaran Iptu Edi Suhendra mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto mengatakan, setelah bayi tersebut ditemukan langsung dievakuasi petugas ke Puskesmas Pagelaran untuk mendapat perawatan medis. “Kasus ini sedang kami lidik,” singkat Iptu Edu.

Terpisah Wakil Bupati Pringsewu Dr.H. Fauzi mengatakan akan mengurus bayi yang ditemukan tersebut. Namun saat di singgung apakah mengurus dengan bentuk mengadopsinya, Fauzi menjawab akan merawatnya. “Yang pasti akan kita rawat,” tutur Fauzi. (Manalu)

Tanggapan Anda: