Wabah DBD Melanda Dua Kampung di Kecamatan Terbanggi Besar, Satu Korban Meninggal Dunia

36
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Ilustrasi

Kupastuntas.co, Lampung Tengah – Puluhan warga Kampung Poncowati, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah (Lamteng) diduga terjangkit wabah Demam Berdarah Dengue (DBD), Hal tersebut membuat warga kampung setempat merasa resah serta dihantui rasa takut.

Sebelumnya, wabah DBD telah menyerang puluhan warga hingga mengakibatkan satu warga meninggal dunia.

Kepala Kampung Poncowati Gunawan Pakpahan membenarkan wabah nyamuk DBD telah menyerang warga di beberapa dusun kampung setempat yaitu di dusun B1,B2,A2,C1.

“Benar, memang warga saya sudah ada yang menjadi korban bahkan sampai meninggal dunia karena terserang DBD, hingga saat ini kami masih mendata warga yang terjangkit DBD,” ujar Gunawan saat dikonfirmasi melalu ponselnya, Selasa (15/1/2019).

Diketahui korban meninggal dunia yaitu Zahra (7) anak dari pasangan Adam dan Endang warga Kampung Poncowati, Kecamatan Terbanggi Besar, Lamteng.

Sebelumnya di Kampung Adi Jaya tercatat dua dusun yang terserang wabah serupa yaitu dusun 2 dan dusun 4 dengan total seratus kasus. Hal itu diungkapkan Kepala Kampung Adi Jaya Ngatino Hari Saputro. Menurutnya, ini merupakan Kejadian Luar Biasa (KLB) yang menyerang Adi Jaya selama kurun waktu beberapa tahun terakhir.

“Ya benar, dua dusun di kampung ini terserang wabah DBD. Bahkan, saya pun jadi korbannya. Sejauh ini pihak Puskesmas Bandarjaya telah  mengambil langkah dengan melakukan fogging untuk mengantisipasinya,” tandasnya.Camat Terbanggi besar Fathul Arifin mengatakan pihak pemerintah daerah sudah lakukan fogging di titik yang kena DBD.

“Kita (pemda) mengimbau warga agar membersihkan tempat tempat yang menjadi sarang nyamuk DBD seperti kaleng dan bak air untuk rutin dibersihkan”. (towo)

Tanggapan Anda: