Wabup Pringsewu Ingin Urus Bayi yang Ditemukan dalam Kardus

115
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Bayi Laki-aki berusia 2 Bulan ditemukan dalam Kardus di Pagelaran, Senin (14/1/2019). Foto: manalu/Kuypastuntas.co

Kupastuntas.co, Pringsewu – Senin (14/1/2019) pagi, warga Pringsewu digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kardus. Bayi malang itu diperkirakan baru berusia 2 bulan. Meski belum diketahui siapa orang tuanya, Wakil Bupati Pringsewu Fauzi siap mengurus bayi tersebut.

Bayi ini pertama sekali ditemukan oleh Muhzidin bersama istrinya Ruri Maeli. Keduanya adalah pedagang soto yang hendak memulai aktivitasnya. Mereka menemukan bayi itu dalam kardus yang diletakkan di warung es kepala, persis di pinggir Jalan Lintas Barat depan Gereja Santa Maria Panutan, Pagelaran.

Kapolsek Pagelaran Iptu Edi Suhendra mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto mengatakan, bayi tersebut ditemukan warga pada Senin pagi sekitar pukul 08.45.WIB. Menurutnya, bayi tersebut ditemukan Muhzidin dan istrinya saat mengantar air untuk bahan dagangannya.

“Sesampainya di warung, Muhzidin mendengar suara tangisan bayi. Karena penasaran lalu Muhzidin mencari asal suara tersebut dan akhirnya ditemukan bayi laki-laki di dalam kardus dalam kondisi hidup,” jelas Iptu Edi.

Baca Juga: Cerita Pedagang Soto di Balik Penemuan Bayi Laki-laki dalam Kardus

Kapolsek menuturkan, bayi itu langsung dievakuasi ke Puskesmas Pagelaran untuk mendapat perawatan medis. Selanjutnya pihak kepolisian melakukan penelusuran terkait kasus ini. Apa modus dan siapa kedua orangtuanya.

“Kasus ini sedang kami lidik,” singkat Iptu Edu. Sementara Ruri Maeli menceritakan kronologis penemuan bayi itu. Ruri mengaku tidak ada firasat sama sekali. Ia bersama sang suami beraktivitas menyiapkan dagangan seperti biasa. Pagi itu sekitar pukul 08.45 WIB, Ruri sedang beres-beres untuk buka warung Soto Gedek Jos miliknya yang bersebelahan dengan warung es dugan milik Megawati (50) warga Gemah Ripah Pagelaran.

“Saat lagi beres-beres, tiba-tiba suami saya mendengar ada suara, seperti suara kucing mau kawin. Karena penasaran kami mendekat ke arah suara tersebut yang ternyata dari dalam kardus yang terletak di warung Megawati,” papar Ruri Maeli.

Setelah kardusnya kami buka, mereka pun terkejut karena ternyata ada bayi laki-laki, dan di sebelahnya ada dot berisi susu. “Saya langsung melapor ke Polisi yang kebetulan rumahnya dekat dengan lokasi. Saat itu orang langsung ramai untuk melihat bayi itu,” ungkapnya.

Menurut pengakuan warga Patoman ini sebelum bayi ditemukan, sekitar pukul 06.00 WIB ada warga sekitar yang melihat seorang perempuan mengenakan kerudung merah mondar-mandir di lokasi tersebut. Namun warga yang melihat tersebut tidak tahu persis apakah perempuan itu membawa bayi atau tidak.

“Bayinya ganteng, katanya mau diurus pak Wakil Bupati. Oh ya berkat penemuan bayi tersebut soto saya cepat habis diborong wartawan sama polisi,” kata dia.

Buka Juga: Geger, Bayi Laki-laki Berusia 2 Bulan Ditemukan dalam Kardus di Pagelaran

Sementara Megawati pemilik warung es dugan mengatakan tidak melihat penemuan bayi, karena tiba di warung sekitar pukul 10.00 WIB. Dia mengatakan ada CCTV di Gereja Santa Maria yang mengarah ke jalan namun posisinya terlalu jauh.

“Kok tega buang bayinya, kalau ada niat mau ngasih ke orang ya seharusnya dikasih baik-baik. Jangan dibuang begitu,” ungkapnya.

Terpisah Wakil Bupati Pringsewu Fauzi menyatakan, akan mengurus bayi yang ditemukan tersebut. Namun saat disinggung apakah akan mengurus bayi itu dengan bentuk mengadopsinya, Fauzi tidak menjelaskan. Ia hanya menjawab akan merawatnya. “Yang pasti akan kita rawat,” tutur Fauzi. (Manalu)

Tanggapan Anda: