Beranda Bandar Lampung

Soal Dugaan Oknum Hakim PN Menggala Konsumsi Narkotika, Ini Kata Juru Bicara PT Tanjungkarang

108
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Juru bicara Pengadilan Tinggi (PT) Tanjungkarang Jesayas. Foto: Kardo/Kupastuntas.co 

Kupastuntas.co, Bandarlampung – Juru Bicara Pengadilan Tinggi (PT) Tanjungkarang Jesayas Tarigan mengatakan tim Badan Pengawas Mahkamah Agung (Bawas MA) akan menindaklanjuti segala informasi dari berbagai pihak terkait oknum hakim Pengadilan Negeri (PN) Menggala berinisial Y, yang belakangan ini bermasalah.

Hal yang akan ditindaklanjuti tim Bawas MA seperti, dugaan mengonsumsi minuman keras, narkotika dan indikasi kumpul kebo dengan dua orang wanita muda yang notabene bukan istri sah dari oknum hakim yang bersangkutan.

“Soal dugaan penggunaan sabu, itu belum kita tahu. Tentunya nanti Bawas menghimpun info dari berbagai pihak. Saya sebagai humas juga belum dapat memberi tahu tentang duduk persoalan yang ada karena sedang dalam proses,” ujarnya ke awak media di PT Tanjungkarang, Sabtu (19/1/2019).

Ia kembali menegaskan, bahwa dari rangkaian pemeriksaan yang dilakukan kepada oknum hakim tersebut, nantinya akan muncul suatu kesimpulan.

“Soal narkotika nanti akan ditindaklanjuti. Kita terlebih dahulu harus mendapat hasil dari Bawas. Nanti dari hasil itu maka pimpinan bisa menindaklanjuti,” terangnya.

Jesayas menyampaikan, bahwa tim Bawas MA tidak akan melakukan tes urine terhadap oknum hakim yang bersangkutan. Ia mengatakan, tugas Bawas MA adalah untuk melakukan pemeriksaan terhadap dugaan pelanggaran etika oleh mereka yang berprofesi sebagai hakim.

“Kalau tes urine mungkin tidak ya. Itu domainnya kepolisian atau BNN. Kalau Bawas itu lebih ke pemeriksaan pelanggaran etika,” ungkapnya.

Dia memaparkan, bahwa jajaran PT Tanjungkarang di 2018 lalu sudah pernah melakukan tes urine. Hasil dari tes urine yang dilakukan berdasarkan kerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung ialah nihil.

“Tidak ada posisif. Itu dilakukan pada pertengahan tahun 2018. Untuk tes urine terhadap yang bersangkutan bisa saja. Tapi saya belum bisa pastikan seperti apa langkah selanjutnya,” tandasnya. (Kardo)

Facebook Comments