Beranda Daerah Lampung Tulang Bawang Barat

Lambu Kibang Akan Menjadi Pusat Konservasi Bambu Tubaba

39
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Dinas Perkimta Fokus Program BSPS dan Pembebasan Lahan 1
Ir. Abdul Sani MM, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimta) Kabupaten Tulangbawang Barat.
Foto: Ist/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Tulangbawang Barat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Barat  (Tubaba) mulai mewujudkan Kebun Bambu yang nantinya akan menjadi yang terbesar di Indonesia.

Abdul Sani, Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan (Perkimta)  Kabupaten Tubaba melalui Restu, Kabid Pengelolaan Pertamanan dan Penerangan Pemukiman bahwa, saat ini pihaknya melakukan, penanaman bibit bambu perdana yang dilakukan secara simbolis oleh Mukkodas, pakar Bambu lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) bersama dengan kami, camat dan aparatur Tiyuh.

“Ini pertama kalinya artinya tanaman perdana untuk sebanyak 3 (tiga) pohon bibit bambu di embung Tiyuh Gunung Sari Kecamatan Lambu Kibang. Artinya, Danau dan Tiyuh Bambu di Tubaba mulai terwujud,”ungkap Restu, Minggu (20/1/2019).

Ia menjelaskan, penanaman bibit bambu tersebut akan terus berkelanjutan sampai dengan terbentuknya kawasan bambu terbesar di Indonesia tepatnya di Kabupaten Tubaba.

” Tadi itu simbolis, juga ada Pak Mukkodas, selanjutnya nanti warga sekitar yang akan menanam bibit Bambu tersebut baik di lingkungan maupun di wilayah perkebunan mereka,”ucapnya.

Pemkab Tubaba juga akan menanam lebih dari 100 jenis Bambu dari belahan dunia yang rencananya akan ditanam disekitar danau buatan tersebut.

“Kalau kita masih fokus pada mendukung kegiatan Pemerintah Kabupaten yang akan memulai pembangunan danau buatan tersebut,”sambung Rasman Mulyadi, Camat Lambu Kibang.

Ia menambahkan, bentuk dukungan yang diberikan oleh Aparatur Kecamatan dan Tiyuh se Kecamatan Lambu Kibang yaitu membantu dalam rangka untuk fasilitas pendukung terutama pemberitahuan kepada warga.

” Yang jelas kita lakukan sosialisasi secara langsung ataupun tidak langsung bahwa sektor pendukung seperti ketersediaan jalan mungkin ada yang akan kena lahan warga dan lain sebagainya,”ucapnya. (Irawan/Bas/Lucky).

Facebook Comments