Beranda Daerah Lampung Lampung Selatan

Terbongkar, Ini Kronologi Munculnya Adegan Video Mesum “Incest” Palembapang Lamsel

332
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Kapolres Lampung Selatan AKBP M Syarhan saat melakukan konferensi pers terkait video mesum anak dan ayah. Kalianda (21/1/2019). Foto: Dirsah/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Selatan – Jajaran Satreskrim Polres Lampung Selatan, berhasil membongkar perkara beredarkan video mesum yang melibatkan anak dan bapak kandungnya di Desa Palembapang, Kecamatan Kalianda.

Kapolres Lampung Selatan AKBP M Syarhan menuturkan, adegan mesum yang dilakukan PR (19) dengan ayah kandungnya, atas perintah K (alias) W yang merupakan suami sirih PR yang saat ini menjadi narapidana LP Metro atas kasus narkoba.

“Awalnya dia diiming-imingi untuk menikah, lalu pelaku menyuruh korban melakukan pelecahan seksual terhadap dirinya sendiri dan direkam melalui handphone,” jelas Syarhan saat ekspos di mapolres setempat, Senin (21/1/2019).

Tak puas dengan kondisi itu, pelaku W pun memerintahkan PR untuk melakukan adegan mesum tersebut dengan ayah kandungnya sendiri yang direkam untuk demi kepuasan tertentu pelaku.

“Perbuatan mesum itu tidak hanya dilakukan dengan ayah kandungnya, tetapi dengan anak, saudara dan rekan-rekan pelaku yang juga direkam,” jelasnya.

Ia menyampaikan, bila isu beredar di tengah masyarakat tidak sesuai dengan kondisi sesungguhnya, karena PR mendapatkan ancaman dan intimidasi oleh suami sirihnya itu yang saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Sudah ada 6 orang saksi yang kita periksa atas kasus ini, termasuk PR, ayahnya, saudara dan anak pelaku,” kata Syarhan.

Untuk cara merekam adegan mesum itu sendiri, dengan menggunakan hp yang dimasukan ke dalam sebuah tas dan sebuah kota kecil, yang sebelumnya telah dilubangi pas untuk letak kamera HP.

“Barbuk (barang bukti) yang kami sita yakni 2 unit HP untuk merekam dan berkomunikasi antara pelaku dan saksi korban, serta sebuah tas dan kotak untuk menutupi kamera saat merekam video,” tandasnya.

Awal tersebarnya video mesum “incest” itu karena PR yang saat ini statusnya masih saksi korban ke luar kota demi memutuskan hubungan komunikasi dengan pelaku.

“Gara-gara PR ini pergi atas arahan keluarganya, pelaku menyerbarluaskan adegan video mesum itu ke publik,” kata Syarhan. (Dirsah)

 

Facebook Comments