Beranda Daerah Lampung Pesisir Barat

Diskominfo Pesibar Ajak Milenial Jadi Generasi Anti Hoax

54
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Kadiskominfo Pesibar Tedi Zadmiko. Foto : Nova/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pesisir Barat – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) mengajak masyarakat khususnya generasi milenial, menjadi garda terdepan penyampaian informasi yang akurat dan bertanggungjawab, Kamis (24/01).

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Pesisir Barat Tedi Zadmiko S.KM, MM.

Dijelaskan Tedi, pemerintah Kabupaten Pesisir Barat berharap banyak kepada generasi milenial, karena pada era keterbukaan dan percepatan informasi melalui jaringan telekomunikasi saat ini penggunaan internet terlebih khusus lagi media sosial didominasi oleh generasi milenial yaitu kelompok umur kelahiran tahun 1980-an sampai dengan 2000-an.

“Mengharapkan kepada para netizen untuk dapat lebih selektif dalam menyebarkan ataupun share informasi karena tidak menutup kemungkinan informasi yang kita terima adalah informasi berita palsu atau lebih dikenal dengan istilah hoax,” ujar Tedi.

Dilanjutkannya, belakangan ini aktivitas pengguna media sosial seakan tidak mengenal batas, layaknya sebuah dunia baru apapun bisa diunggah ke realitas dunia maya untuk menjadi konsumsi para netizen.

“Tidak hanya peristiwa baru, peristiwa dimasa lalu bahkan dapat dikreasikan ulang untuk disebarluaskan seakan itu adalah fakta baru yang layak diketahui publik. Realitas semacam ini tidak hanya merugikan pihak tertentu, tetapi turut menciptakan kebohongan publik hingga menimbulkan keresahan,” papar Tedi.

Selain itu, Tedi juga memberikan beberapa tips dalam mengidentifikasi mana berita hoax dan berita terpercaya yaitu berhati- hati dengan judul yang bersifat provokatif, cermati alamat situs, periksa fakta, diteliti muatan berita merupakan fakta yaitu peristiwa yang terjadi dilandasi kesaksian dan bukti, ataukah hanya bermuatan opini yang dilandasi pendapat yang cenderung bersifat subyektif, dan juga cek keaslian foto.

“Dengan cara memanfaatkan mesin pencarian Google dengan melakukan drag and drop ke kolom pencarian Google images, diharapkan akan disajikan gambar gambar serupa sehingga dapat diperbandingkan,” pungkas Tedi. (Nova)

Facebook Comments