Beranda Bandar Lampung

Pembangunan Dua Flyover Baru, Warga Dapat Ganti Rugi Rp2,5 Juta Per Meter

117
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
https://www.kupastuntas.co/files/kadis-pu-iwan-gunawan_20180209_170828.jpg
Plt Kepala Dinas (Kadis) PU Bandar Lampung, Iwan Gunawan. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Bandar Lampung –┬áPembebasan lahan dua flyover yang akan dibangun pada tahun 2019 ini sudah memasuki tahap final. Kedua flyover tersebut yaitu di Jalan Kapten Abdul Haq-Komaruddin dan Jalan Untung Surapati-RA. Basyid.

“Pembebasan lahan dua flyover, kita sudah sosialisasi, sudah final,” ungkap Kepala Dinas PU Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan, di kantor Pemkot setempat Senin (28/1/2019).

Iwan menjelaskan, ganti rugi yang diberikan kepada warga yang terkena dampak pembangunan dua flyover tersebut sebesar Rp. 2,5 juta per meter, dengan total dana ganti rugi yang telah disiapkan Pemkot adalah sebesar Rp. 15 milyar.

“Jumlah warga yang terkena dampak pembangunan itu di Kecamatan Tanjung Seneng 24 orang, di Labuhan Ratu 23, kemudian di Kecamatan Rajabasa ada sekitar 30. Itu tidak sesuai NJOP tapi sesuai harga pasar, dan sudah tidak ada penolakan lagi dari warga,” paparnya.

Ia mengatakan, saat ini seluruh warga pemilik lahan yang terkena dampak pembangunan flyover sedang melengkapi berkasnya di kelurahan masing-masing, untuk kemudian dilakukan pembayaran ganti rugi.

“Kalau ganti rugi selesai, tender selesai, langsung mulai kita bangun. Kalau lelang lancar, Maret bisa mulai dikerjakan,” ujarnya.

“Lelang kan ada prosedur, harus diumumkan dulu, kemudian ada masa sanggah, baru proses pembuat SK penyedia jasa, kemudian buat kontrak, ukur ulang di lapangan, baru mulai bekerja. Semua proses lelang bisa dilihat di website LPSE,” katanya lagi.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di website LPSE Kota Bandar Lampung, proses lelang tender kedua flyover tersebut sedang berlangsung, dengan nilai pagu paket flyover Untung Surapati-RA. Basyid sebesar Rp. 37,5m dan Abdul Haq-Komaruddin sebesar Rp. 35m.

Di LPSE pula tertera batas waktu lelang tender proyek sampai pada tahapan penandatanganan kontrak adalah tanggal 28 Februari 2019.(Farhan)

Facebook Comments