Bupati Adipati Terima Gelar Pangeran Buay Pemuka Bangsa Raja

60
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Pemberian Gelar Penghargaan oleh Marga Pemuka Bangsa Raja Kecamatan Negeri Besar, di Sesat Tantan Gumanti dan Balai Pandan Marga Buay Pemuka Bangsa Raja Negeri Besar. Rabu (16/01/2019). Foto: Fito/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Way Kanan –  Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya mendapatkan Gelar Pangeran Buay Pemuka Bangsa Raja, Kapolda Lampung Irjen Pol Drs Purwadi Ariyanto. MSI. diberikan Gelar Pangeran Buay Pengayon ,dan Kapolres Way Kanan AKBP Andi Siswanto ,SIK diberikan gelar Pangeran Buat Keamanan. Pemberian Gelar Penghargaan oleh Marga Pemuka Bangsa Raja Kecamatan Negeri Besar itu dilaksanakan di Sesat Tantan Gumanti dan Balai Pandan Marga Buay Pemuka Bangsa Raja Negeri Besar. Rabu (16/01/2019)

Selain itu juga Anggota DPR RI Marwan Cik Hasan diberikan gelar Pangeran Mangku Praja, Camat Negara Batin Drs Sahdani diberikan gelar Pangeran Buat Umpu Sakti.

Pemberian Gelar Penghargaan oleh Marga Pemuka Bangsa Raja Kecamatan Negeri Besar, di Sesat Tantan Gumanti dan Balai Pandan Marga Buay Pemuka Bangsa Raja Negeri Besar. Rabu (16/01/2019). Foto: Fito/Kupastuntas.co

Bupati Raden Adipati Surya gelar Pangeran Buat Pemuka Bangsa Raja, pada kesempatan ini menyampaikan pidato menggunakan bahasa Lampung Way Kanan, sesuai dengan Surat Edaran Bupati Way Kanan Nomor: 060/59/1-II/WK/2017 tanggal 25 April 2017 tentang Ketentuan Pengunaan Bahasa Lampung Way Kanan setiap Hari Rabu sebagai bentuk pelestarian Bahasa Daerah.

“Kegiatan kita pada hari ini dimaksudkan untuk menjalin silaturahmi antara Penyimbang Marga, Penyimbang Tiyuh dari Marga Pemuka Bangsa Raja Kecamatan Negeri Besar, sebagai upaya kita untuk melestarikan budaya Lampung, khususnya Lampung Way Kanan.” ujarnya.

Pemberian Gelar Penghargaan oleh Marga Pemuka Bangsa Raja Kecamatan Negeri Besar, di Sesat Tantan Gumanti dan Balai Pandan Marga Buay Pemuka Bangsa Raja Negeri Besar. Rabu (16/01/2019). Foto: Fito/Kupastuntas.co

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 05 Tahun 1992 tentang cagar budaya, peraturan daerah provinsi Lampung nomor 02 Tahun 2008 tentang pemeliharaan kebudayaan Lampung dan peraturan daerah Kabupaten Way Kanan Nomor 35 Tahun 2000 tentang pemberdayaan, pelestarian dan pengembangan adat serta lembaga adat, Pemda Waykanan sangat mendukung setiap upaya agar adat dan budaya Lampung Way Kanan dapat lestari dan ikut serta menjadi salah satu daya tarik wisatawan di Kabupaten Way Kanan.

“Kegiatan kita pada hari ini menjadikan awal sebagai kemantapan hati dalam mendedikasikan karya kita semua bagi kemajuan Way Kanan Bumi Ramik Ragom.Semoga Allah SWT senantiasa meridhoi amal usaha kita semua dalam mengisi pembangunan. ” tutup Bupati. (Fito)

Pemberian Gelar Penghargaan oleh Marga Pemuka Bangsa Raja Kecamatan Negeri Besar, di Sesat Tantan Gumanti dan Balai Pandan Marga Buay Pemuka Bangsa Raja Negeri Besar. Rabu (16/01/2019)

Tanggapan Anda: