Dendi Serahkan Bantuan Kakao Sebanyak 25 Ribu Batang

12
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona ingin Pesawaran menjadi sentra penghasil kakao. Foto : Reza/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pesawaran – Tingkatkan produksi petani kakao, Pemerintah Kabupaten Pesawaran berikan bantuan bibit kakao sebanyak 25 ribu batang kakao kepada para petani di tiga Kecamatan. Hal ini diungkapkan oleh Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona saat menghadiri penyerahan bantuan bibit Kakao di Balai Desa Wiyono, Kamis (17/1).

“Saya sangat mengapresiasi adanya penyerahan bantuan bibit kakao ini, apalagi ini sebagai bentuk untuk pola rehabilitasi tanaman kakao ditengah para petani kakao Pesawaran,” ungkapnya.

Menurutnya, meski terbilang stabil namun produksi kakao Pesawaran perlu dilakukan peremajaan. “Memang tanaman kakao ini butuh peremajaan dan harus ada teknologi tepat guna baru, agar hasilnya berkualitas dan kuantitasnya pun bertambah, apalagi saat ini cuaca tidak menentu dan banyak penyakit, makanya tanaman kakao ini kita coba untuk intensifikasi, dan hasil kakao kita sejauh ini masih masuk ambang batas ini terlihat pada tahun 2018, produksi kakao kita sebanyak 30 ribu ton,” ujarnya.

Ia pun menambahkan bahwa, dirinya juga sangat ingin tanaman kakao menjadi komoditi di Kabupaten Pesawaran. “Memang niat saya ini bagaimana kakao jadi komoditi, karena kalau tidak kita sentuh kakao ini bisa punah, karena akan diganti oleh petani kepada tanaman yang lebih menguntungkan,” tambahnya.

Dendi saat menyerahkan bibit tanaman kakao kepada perwakilan petani. Foto : Reza/Kupastuntas.co

Dijelaskannya, Pemerintah juga masih akan berupaya untuk menjaga kestabilan harga kakao ditengah petani. “Kita juga sekarang sudah punya Perusahaan Daerah, yang bertujuan untuk memproteksi harga kakao, tapi memang saya masih mencari sistem agar Petani kakao bisa tambah sejahtera,” jelasnya.

Ia pun mengaku bahwa, Pemkab Pesawaran juga sudah membentuk kebun interest pada setiap Kecamatan. “Saya ingin Pesawaran menjadi Kabupaten penghasil Kakao, makanya saya minta Pesawaran tidak hanya menjual biji, saya mau ada tempat pengolahan kakao, karena nilai jualnya kalau biji asal-asalan, saya punya pekerjaan rumah bagaimana untuk menstabilkan harga kakao, sebab dua tahun ini harga memang belum stabil,” akunya.

Ia pun meminta kepada stakeholder terkait untuk bisa memberi pengawasan terhadap bantuan bibit kakao yang diberikan kepada petani. “Kepada Dinas terkait, tolong dipantau bantuan bibit kakao ini, didata saya mau ada laporan tentang perkembangan bibit Kakao ini beberapa tahun yang akan datang,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pesawaran Anca Martha menuturkan bahwa, bantuan yang diberikan ini sebanyak 25 ribu Batang kakao di tiga Kecamatan.

“Bantuan total yang kita berikan sebanyak 25 ribu batang, untuk tiga Kecamatan yaitu Way Khilau, Padang Cermin dan Way Ratai, dan ini diberikan berdasarkan usulan dari para kelompok tani,” tuturnya.

Ia pun menerangkan bahwa, bibit yang diberikan adalah varietas unggul. “Jenis bibit yang diberikan ini hybrida F1 yang memang masih dalam tahap pengembangan PTP, makanya saya minta setelah ini bibit yang diberikan langsung ditanam, sebab melihat musim yang tidak bisa diprediksi,” tutupnya. (Reza)

Tanggapan Anda: