Edward Antony : FKUB dan Pemda Way Kanan Bersama Jaga Kerukunan Umat Beragama

24
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Wabup Way Kanan Edward Anthony memimpin rapat koordinasi FKUB kabupaten setempat. Foto : Fito/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Way Kanan – Untuk kali pertama di awal tahun 2019, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Way Kanan menggelar rapat koordinasi dalam rangka menyusun agenda kegiatan tahun 2019, Rabu (16/01/2019).

Rapat koordinasi yang berlangsung di Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Way Kanan yang dihadiri oleh Kepala Kantor Kesbangpol Drs. Marson, ketua FKUB H. Minaryadi, Slamet Karyadi, serta jajaran pengurus dan seluruh anggota FKUB serta seluruh staf Kesbangpol itu dipimpin langsung oleh Wakil Bupati DR. H. Edward Antony, M.M.

Pada kesempatan itu Edward Antony mengungkapkan, sebagai forum kerukunan umat beragama, FKUB memiliki tugas yang tidak kalah pentingnya dengan organisasi keagamaan lainnya. Mengingat FKUB harus mampu menjalankan tugas sebagaimana di atur dalam Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri no 9 dan 8 th 2006.

Ditegaskannya, dalam kondisi yang telah kondusif di Kabupaten Way Kanan FKUB hendaknya memperhatikan beberapa hal diantaranya, FKUB lebih aktif lagi dalam memelihara kerukunan kehidupan umat beragama di Way Kanan dan juga semakin meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah, khususnya untuk selalu menjaga keharmonisan dan kerukunan antar umat beragama.

Selanjutnya untuk pemberian rekomendasi izin mendirikan rumah ibadah, Edward Antony meminta FKUB juga mampu memerankan peran dengan baik, selain memperhatikan aturan yang ada, juga mampu memperhatikan kondisi masyarakat.

“Tujuannya untuk lebih mampu memupuk rasa kerukunan antar umat beragama, serta mampu mencegah serta menghindari prasangka-prasangka yang kurang baik yang akan timbul, “ tegas Edward Antony.

Ditempat yang sama Kepala Kesbangpol Way Kanan Drs. Marson, M.M mengatakan bahwa kehadiran FKUB di tengah-tengah masyarakat bertujuan untuk selalu menjaga keharmonisan dan suasana kondusif antar umat beragama, khususnya di Way Kanan dan umumnya di Indonesia.

Hal itu sambungnya tertuang dalam program kerja FKUB untuk tahun 2019. Mengingat di tahun ini merupakan tahun politik yang sarat akan adanya perpecahan yang mengacu kepada konflik, baik konflik agama maupun suku (RAS). Oleh karena itu, diharapkan dengan program kerja FKUB ini akan mampu bersinergi dengan kepentingan masyarakat dan pemerintah, guna terwujudnya Way Kanan yang harmonis.

“Dengan adanya program kerja yang telah disepakati, diharapkan akan mampu dijalankan sesuai dengan tugas dan fungsi FKUB, yakni untuk selalu menjaga kerukunan, keharmonisan dan kekondusifan antar umat beragama dalam rangka menuju Way Kanan maju dan berdaya saing tahun 2021,” kata Marson. (Fito)

Tanggapan Anda: