Ini 8 Fakta Tentang Kepala BNPB yang Baru, Letjen Doni Monardo

38
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Letjen Doni Monardo. Foto : Merdeka.com

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Letjen Doni Monardo baru dilantik menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Simak fakta-fakta tentang Doni.

Doni dilantik berdasarkan Surat Keputusan Presiden No 5/P Tahun 2019 tentang Pengangkatan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Presiden Jokowi memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan Doni. Sebelum dilantik menjadi Kepala BNPB, jabatan terakhir Doni yakni Sesjen Wantannas.

Berikut 8 fakta Doni Monardo.

  1. Lulusan Akmil 1985

Doni merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1985. Dia berpengalaman dalam bidang infanteri. Jabatan terakhir jenderal bintang tiga ini adalah Sesjen Wantannas.

  1. Kopassus

Lulus Akmil dia langsung ditempatkan di Komando Pasukan Khusus atau Kopassus tahun 1986 hingga 1998. Selama di Kopassus dia pernah ditugaskan ke Timor Timur, Aceh, dan daerah lainnya.

Pada tahun 1999 hingga 2001, lelaki yang suka menembak dan beladiri ini ditugaskan pada Batalyon Raider di Bali.

  1. Paspampres

Doni ditarik ke Paspampres pada 2001 hingga 2004. Kemudian dia mengikuti pelatihan counter terrorism yang dilaksanakan di Korea Selatan.

Doni sempat ditugaskan di Aceh pada 2005 hingga 2006. Setahun kemudian, dia kembali ditarik ke Jakarta bergabung dengan Paspampres.

  1. Kostrad

Pada 2006, Doni Monardo lalu dipindahkan ke Makassar, Sulawesi Selatan, di Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad). Di sana, programnya yang dikenang masyarakat Makassar yakni penghijauan kawasan tandus.

  1. Dan Grup A Paspampres

Setelah di Makassar, suami Santi Ariviani ini dipromosikan menjadi Dan Grup A Paspampres hingga 2010. Selama bertugas mengawal Presiden, dia sudah mengikuti kunjungan orang nomor satu di Tanah Air ke 27 negara di dunia.

  1. Danrem

Doni kemudian diberi kepercayaan menjadi Danrem 061 Surya Kencana Bogor. Hanya beberapa bulan menjadi Danrem di Bogor, Doni dipercaya menjadi Wadanjen Kopassus.

Salah satu tugas yang melambungkan namanya adalah ketika ditugaskan Susilo Bambang Yudhoyono yang saat itu menjadi Presiden untuk menjadi Wakil Komando Satuan Tugas untuk pembebasan kapal MV Sinar Kudus yang dibajak oleh perompak Somalia. Pangkat Doni kemudian naik setingkat menjadi Brigadir Jenderal.

  1. Danpaspampres

Bulan April 2012 Doni mengikuti pendidikan PPSA XVIII di Lemhannas. Hanya empat bulan di Lemhannas Doni dipromosikan menjadi Danpaspampres.

  1. Dilantik Jadi Kepala BNPB

Doni Monardo akhirnya dilantik menjadi Kepala BNPB hari ini. Dia menggantikan Willem Rampangilei, yang menjabat BNPB-1 sejak 2015.

Pelantikan Doni awalnya dilakukan pada 2 Januari 2019. Undangan juga sudah disebar. Istana beralasan Jokowi harus bertolak ke Provinsi Lampung untuk meninjau wilayah terdampak tsunami Selat Sunda.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, pelantikan Doni ditunda karena ada aturan yang diperbaiki mengingat jabatan Kepala BNPB setingkat menteri. Jokowi menegaskan, pemilihan Doni sebagai Kepala BNPB bukan karena status jenderal aktif di TNI, melainkan karena kepemimpinan Doni. Setelah dilantik menjadi Kepala BNPB, Doni langsung diberi pekerjaan rumah (PR) besar yakni rekonstruksi dan rehabilitasi di Lombok, Palu, dan Lampung. (detik)

Tanggapan Anda: