Jelang Debat Pilpres, KPU Pastikan Kirim Bocoran Pertanyaan ke Timses

19
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tanthowi. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Komisi Pemilihan Umum (KPU) tetap mengirim bocoran pertanyaan debat perdana pemilihan presiden (pilpres) 2019 terhadap kandidat capres cawapres meski sempat dihujani kritik.

Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi memastikan bocoran pertanyaan itu akan dikirim hari ini.

“Pertanyaan yang sudah kami rapikan hari ini, seharusnya sudah kami sampaikan kepada tim sukses masing-masing. Saya rasa tidak ada alasan untuk menunda-nunda lebih dari hari ini,” kata Pramono di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (10/1).

Pramono menyampaikan dua puluh pertanyaan tersebut sudah difinalkan siang ini. Finalisasi tersebut dilakukan bersama tim panelis dan juga moderator lewat rapat koordinasi.

Selain itu, ia memastikan pertanyaan ini hanya akan jadi pemantik debat. Sehingga membantah anggapan bocoran pertanyaan akan menghilangkan esensi debat.

“Daftar pertanyaan yang bukan sama sekali multiple choice dan juga bukan menuntut hafalan. Ini sama sekali bukan lomba pidato, tapi memang ingin menggali visi misi para pemimpin ke depan,” ucap dia.

Pramono juga berujar pertanyaan yang dibuat tim panel dan KPU tidak akan memberikan contoh kasus. Namun ia mempersilakan bagi para kandidat untuk menggunakan contoh kasus dalam menjawab pertanyaan.

“Yang ingin kami gali adalah strategi, pandangan. Nanti silakan kalau masing-masing paslon capres-cawapres menggunakan contoh-contoh tertentu kami persilakan masing-masing,” ujarnya.

Sebelumnya, KPU menuai polemik setelah memutuskan untuk memberi bocoran pertanyaan bagi para kandidat seminggu sebelum gelar dilakukan.

Mereka beralasan bocoran pertanyaan akan membuat persiapan lebih matang. Selain itu debat akan berbasis data dan fakta sehingga tak keluar dari substansi.

Namun keputusan itu menimbulkan kritik. Salah satunya berasal dari Anggota BPN Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean.

“Anak SD saja mau ujian tidak dikasih soal dan dilarang bawa contekan. Masa capres-cawapres kalah sama anak SD?,” ucap Ferdinand saat dihubungi CNNIndonesia.com, Sabtu (5/1).

KPU akan menggelar debat Pilpres edisi perdana pada 17 Januari mendatang. Debat akan dimoderatori oleh presenter Ira Koesno dan Imam Priyono.

Rencananya, debat akan berlangsung di Gedung Bidakara, Jakarta Selatan. Debat nanti mengusung tema soal penegakan hukum, HAM, korupsi, dan terorisme. (cnn)

Tanggapan Anda: