Realisasi Dana Desa, Pemerintahan Oganjaya Lampura Terus Membangun Desa Bersama Masyarakat

57
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Jembatan gantung di Desa Oganjaya, Kecamatan Abung Pekurun, Kabupaten Lampung Utara, yang semoat terputus oleh banjir saat ini telah bagus kembali. Foto: ist

Kupastuntas.co, Lampung Utara – Masyarakat dan Pemerintahan Desa Oganjaya Kecamatan Abung Pekurun Kabupaten Lampung Utara terus bergerak bersama membangun desa mereka.

Sebagaimana program Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dibawah kepemimpinan Bupati Agung Ilmu Mangkunegara, yang terus mencanangkan perubahan baik dari sisi pembangunan SDM dan infrastruktur. Yang tertuang dalam visi dan misi menata kota membangun desa.

“Untuk menjalankan roda pemerintahan, khususnya di desa kita terus bergotong royong bersama-sama masyarakat. Kita sadar bahwa kita sebagai ujung tombak pemerintahan harus bisa dan mampu untuk terus bersama membangun desa, guna mendukung semua program pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten,” kata Juanda Kepala Desa Ogan Jaya, Minggu (20/1/2019.

Menurutnya untuk membangun desa semua pihak harus saling membantu, harus dikuatkan dari perangkat desa dan didukung oleh masyarakat. Untuk itu dirinya bersama perangkat Desa Oganjaya, terus bergandengan tangan dengan masyarakat dalam melaksanakan berbagai program kerja di desa setempat.

“Kita akan terus bekerja sama dengan masyarakat dan menjalin komunikasi dengan dinas terkait untuk melaksanakan pembangunan di desa kita ini. Karena tidak mungkin kita sebagai perangkat desa bisa mengerjakan semuanya tanpa dukungan dari masyarakat. Kepada pemerintah kita juga berharap bisa terus memberikan arahan untuk dapat kita kerjakan untuk perubahan di desa ini,” ungkap Juanda.

Sejak bergulirnya berbagai bentuk program dan bantuan yang ditujukan ke desa, seperti realisasi bantuan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) hingga bantuan hibah dari Pemerintah Provinsi Lampung dan Kabupaten, tentunya pemerintah desa dituntut untuk piawai dalam menggelola dan memposisikan masyarakat sebagai pendukung dan pelaksana pembangunan.

Untuk itu, dikatakan Juanda, pada realisasi DD dan ADD pemerintah desa setempat selalu melibatkan masyarakat dalam pelaksanaannya. Sehingga pembangunan di bidang penyelenggaraan pemerintah desa saat ini telah berada diangka 32,7 persen. Di bidang pelaksanaan pembangunan telah mencapai angka 49.0 persen, di bidang pembinaan kemasyarakatan telah mencapai 8,6 persen, lalu dibidang pemberdayaan masyarakat 9,7 persen. “Semua ini berkat kerjasama dari masyarakat,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan realisasi DD dan ADD, meski Desa Oganjaya, Abung Pekurun, Lampung Utara itu sempat menemui kendala karena terkena musibah banjir yang ketinggiannya di pemukiman masyarakat mencapai 1,5 meter dan menghanyutkan 1 unit rumah warga dan terputusnya 1 jembatan, tapi itu tidak mengendurkan semangat kebersamaan masyarakat untuk terus mendukung pembangunan di desa tersebut.

Pada realisasi DD tahun 2017 dan 2018 pembangunannya saat ini telah ditetapkan 100 persen. Untuk terus menunjang kebutuhan masyarakat infrastruktur yang telah dijalankan perangkat desa bersama masyarakat setempat tersebut dari pemasangan lampu jalan sebanyak 200 titik, pembangunan jembatan sepanjang 30 meter dengan lebar 1,8 meter. Yang sempat terputus karena diterjang banjir pada Selasa malam (3/4/2018) lalu. Selain itu pembangunan beronjong/TPT panjang 80 meter. Dengan harapan di musim hujan tidak lagi dapat dilalui oleh aliran air yang membanjiri desa tersebut.

“Semua pelaksanaan kegiatan di desa kiat melibatkan masyarakat, karena semua memang untuk masyarakat. Jadi kalau mau bagus kita semua yang membuatnya bagus,” pungkasnya. (Sarnubi)

Tanggapan Anda: