Dewan Soroti Permasalahan Pengadaan Buku Senilai Rp 2 Miliar di Disdik Tubaba

102
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Kepala SD Negeri 02 Setia Bumi, Ruhari saat menunjukkan buku yang menumpuk di ruang kantornya. Foto: Irawan/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Tulangbawang Barat – DPRD Tubaba berjanji akan mendalami dugaan penyimpangan pengadaan bantuan buku perpustakaan yang di lakukan oleh Dinas Pendidikan kabupaten setempat.

“Kita akan pelajari terlebih dahulu, dan segera kita akan turun ke lapangan, insya Allah hari Senin kita turun ke sekolah-sekolah penerima bantuan,” ungkap Salmani Anggota Komisi II DPRD Tubaba, Jum’at (8/2/2019).

Sebelumnya, Dinas Pendidikan (Disdik) Tubaba terkesan “gelagapan” ketika wartawan mengonfirmasi terkait pengadaan buku tahun anggaran 2018 lalu bagi 40 sekolah dasar (SD) yang ditenggarai tidak sesuai dengan petunjuk teknis (Juknis) pengadaan barang dan jasa serta juga terindikasi sarat penyimpangan.

Hal ini berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun wartawan dari sejumlah sekolahan yang diberikan bantuan buku tersebut. Penelusuran pun menemukan, buku-buku yang tidak bisa digunakan dan juga pihak sekolah enggan mengotak-atik buku tersebut lantaran mereka tidak tahu menahu soal buku yang tiba-tiba datang tersebut.

“Kami tidak tahu mas kalau untuk jumlah bukunya secara rinci, kami hanya menerima rincian diatas kertas serta serah terima dari Dinas secara tertulis saja,” ungkap Apri Irianto, Kepala SD Negeri 03 Setia Bumi, Gunung Terang saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.

Kalau buku yang diberikan dari Dinas Pendidikan, Lanjut dia, ada 18 Dus yang isinya buku bacaan yang hingga saat ini belum berani dibukanya. “Karena kami diberitahu yang mengantar Dus-nya jangan di buka dulu sebelum diperiksa dari pihak Dinas Pendidikan,” terang Apri.

Lebih anehnya lagi, SD Negeri 02 Setia Bumi yang notabene belum memiliki Perpustakaan namun diberikan buku sehingga menumpuk di kantor sekolahan. “Sekolahan Kami menerima bantuan buku perpustakaan dari Dinas Pendidikan sebanyak 18 Dus yang hingga saat ini belum kami buka Dus-nya, untuk perpustakaan sekolah kami belum ada, dan kalau murid kami berjumlah 119 Siswa,” Cetus Ruhari Kepala Sekolah SD Negeri 02 Setia Bumi.

Dinas Pendidikan Kabupaten Tulangbawang Barat, melalui sekretarisnya Budiman yang didampingi Kasi Keaksaraan dan Kesetaraan Badri, mengaku jika terdapat 40 sekolahan yang diberikan bantuan buku tahun lalu dengan anggaran sebesar Rp200 miliar.

“Bantuan buku tersebut sudah direalisasikan dan hingga saat ini Dinas Pendidikan belum menerima keluhan apapun dari pihak sekolahan yang menerima bantuan tersebut,” klaim Badri, Rabu (6/2/2019) kemarin.

Pihaknya berkelit jika bantuan tersebut sudah sesuai meskipun Dinas Pendidikan belum melakukan kroscek. “Kalau untuk jumlah buku yang diterima oleh pihak sekolahan kami tidak mengetahuinya secara rinci, karena itu dilelang dan dikerjakan oleh pihak ketiga dan terkait persoalan yang menerima tidak ada perpustakaan itu bukan wewenang kami, sebab yang kami berikan bantuan sesuai daftar dari pejabat sebelum kami,” elaknya.

“Dalam waktu dekat ini kami akan mengecek di lapangan terkait berapa jumlah buku yang diterima per-sekolahnya dan beberapa hal lainnya, intinya kalau dari Dinas Pendidikan tidak ada kesalahan lagi soal bantuan buku Perpustakaan yang berasal dari DAK tersebut,” ucap Badri. (Irawan/Bas/Lucky)

Tanggapan Anda: