Maraknya Aksi Pencurian Sapi, Warga Dua Pekon di Kota Agung Timur Resah

151
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
http://www.kupastuntas.co/files/tak-berkategori-id/2016-07/dua-ekor-sapi-milik-warga-desa-rawa-selatan-digasak-maling-01.jpg
Ilustrasi Pencurian Sapi

Kupastuntas.co, Tanggamus – Aksi pencurian ternak sapi milik warga marak beberapa pekan terakhir dan membuat resah warga Pekon Talang Rejo dan Dusun Talang Aman Pekon Umbulbuah, Kecamatan Kotaagung Timur, Kabupaten Tanggamus.

“Dalam beberapa minggu ini kami pemilik ternak terutama sapi resah oleh aksi pencurian sapi. Sudah tiga ekor sapi warga yang hilang dibawa kabur maling,” kata Agus (29), warga Pekon Talang Rejo, Kecamatan Kotaagung Timur, Minggu (10/2/2019).

Keresahan Agus dan warga pemilik ternak sapi tersebut sangat beralasan. Pasalnya, kawanan pencuri ternak sapi kembali beraksi. Kali ini, Sabtu malam (9/2/2019) sekitar pukul 11.15 WIB,  seekor sapi milik mbah Sair (70), warga Dusun II Pekon Talang Rejo jadi sasaran pencurian.

Beruntung aksi pencurian tersebut segera diketahui Sair (pemilik sapi), dan membuat pelaku lari tunggang langgang dan meninggalkan sapi curiannya di sebuah jurang tidak jauh dari rumah Sair.

“Pencurian itu terjadi malam Sabtu malam, ya sekitar pukul 11.15 WIB,” kata Sair, Minggu (10/2/2019).

Menurut Sair, malam itu sekitar pukul  11.00 WIB, ia memberi makan ternak sapinya di kandang, yang letaknya di belakang rumahnya. Baru sekitar 15 menit ia masuk kedalam rumah, tiba-tiba ia mendengar suara gaduh di kandang sapinya. Dan bergegas menuju kandang sapi.

“Sapi saya sudah ada yang nuntun. Langsung saya kejar dan teriak “maling”. Si malingnya langsung kabur, dan sapinya ditinggal di jurang tidak jauh dari rumah saya,” kata dia.

Menurut sejumlah warga, pada malam itu mereka melihat sebuah mobil truk terparkir di jalan raya dekat Pos Kamling di Dusun II Pekon Talangrejo.

“Bersamaan dengan teriakan maling, ada warga yang melihat mobil truk itu juga langsung tancap gas kearah Kampung Baru. Mungkin itu mobil komplotan maling sapi,” ujar Agus.

Sebelum apa yang menimpa Sair, beberapa waktu lalu, sapi 3 ekor sapi milik Mbah Misnem (68), warga Dusun Talang Aman Pekon Umbulbuah, Kecamatan Kotaagung Timur, yang berjarak sekitar 300 meter dari rumah Sair, hilang dicuri orang tidak dikenal dari dalam kandangnya, dan sampai saat ini belum ditemukan jejaknya.

Padatnya rumah warga, dan lokasi berada tidak jauh dari Mapolres Tanggamus, tidak membuat pelaku gentar menggasak sapi milik Mbah Misnem, seorang janda tua. Akibat kejadian tersebut Misnem mengalami kerugian sebesar Rp60 juta.

“Sampai sekarang belum ketahuan jejak sapi saya dan pencurinya. Padahal, dengan susah payah saya mengurus sapi-sapi itu untuk sangu di masa tua saya, tapi justru dimaling orang,” ujar mbah Misnem (65).

Menurut Misnem, aksi pencurian ternak sapi miliknya ini bukan kali pertama. Sebelumnya seekor sapi miliknya juga hilang dicuri orang dari kandangnya yang berada dibelakang rumah.

“Tapi besok paginya dicari, sapinya ketemu diikat di kebun, rupanya yang malingnya kesiangan. Saya curiga yang mencuri tiga ekor sapi saya ini adalah orang yang sama dengan yang dulu mencuri sapi saya,” katanya. (Sayuti)

Tanggapan Anda: