Seminar Nasional HPN 2019, Generasi Milenial Optimis Menyongsong Revolusi Media Digital

36
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Seminar nasional HPN ke-33 tahun 2019, di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (7/2/2019). Foto: Sarnubi/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Surabaya – Seminar Nasional Hari Pers Nasional (HPN) ke-33 tahun 2019, bertemakan “Yang muda yang berkarya, generasi milenial optimis menyongsong revolusi media digital”.

Acara itu dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf, dan ikuti dalam acara tersebut rombongan persatuan wartawan indonesia (PWI) Lampung Utara di Hotel Garden Palace, Surbaya, Jawa Timur, Kamis (7/2/2019).

Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf, dalam sambutan membuka acara seminar tersebut mengatakan HPN 2019 dengan tema pers menguatkan ekonomi kerakyatan berbasis digital menjadi momentum penguatan peran pers sebagai jembatan sekaligus ujung tombak ekonomi kerakyatan.

“Pemilihan tema itu sejalan dengan program pemerintah dalam menunjang ekonomi,” ujarnya.

Dijelaskannya kembali, fokusnya adalah bagaimana kita senantiasa mengentaskan sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM), sektor kerakyatan tapi memanfaatkan teknologi digital.

“Jawa Timur ingin terus berkontribusi dalam rangka memajukan ekonomi,” jelasnya.

Ia berharap Jawa Timur akan terus berkontribusi dalam rangka memajukan ekonomi, terutama UMKM dalam menghadapi persaingan yang makin modern terutama di era digitalisasi.

Ketua PWI Lampung Utara, Jimi Irawan mengatakan di HPN 2019 merupakan momentum perubahan-perubahan yang terus dilakukan disesuaikan dengan eranya.

“Saat ini era media digital, perlu menjadi pemahaman dan perluasan wawasan untuk menghadapi dunia pers saat ini yang telah masuk pada era digital itu,” katanya.

Melalui kegiatan seminar atau diskusi yang diselenggarakan pada rangkaian HPN ini dapat mewujudkan suatu pembelajaran, sehingga dapat mewujudkan pers yang bermartabat.

“Pers juga dituntut mampu mengatasi dan melawan berita-berita bohong atau hoax. Pers juga dituntut tampil secara berimbang, beretika dan menyejukan. Utamanya dalam memberikan informasi kepada masyarakat melalui pemberitaan yang positif. Apalagi dengan dunia modern digital saat ini,” terangnya.

Ditambahkan, Jimi Irawan jika saat ini pers terutama pers yang tergabung dalam PWI Lampung Utara juga harus mampu menjadi ujung tombak di daerahnya (Lampura, red) dalam hal membantu peran Pemerintah mewujudkan ekonomi Kabupaten Lampura yang maju dan berkembang dengan cara menyajikan berita yang menyejukkan tentu tanpa menyampingkan juga kontrol sosialnya.

“Sehingga ke depannya Kabupaten Lampung Utara dapat menjadi sentra kota pendamping ekonomi para pengusaha luar. Banyak para investor datang untuk meluaskan usahanya di Lampura tentunya akan menjadikan Lampura yang berkembang, maju, dan masyarakat yang sejahtera,” pungkanya. (Sarnubi)

Tanggapan Anda: