Viral Video Seorang Pemuda Hancurkan Motornya karena Ditilang, Bisa Klaim Asuransi Gak Ya?

61
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Salah satu cuplikan dalam video yang viral ketika Adi Saputra menghancurkan motornya karena tak terima ditilang polisi.

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Pagi ini media sosial dihebohkan oleh aksi seorang pemuda yang merusak motornya akibat tidak terima ditilang Polisi karena ketahuan melanggar. Pria bernama Adi Saputra (20) tersebut merusak Honda Scoopy berkelir merah secara membabi buta di hadapan Polisi yang menilang pelanggaran lalu lintasnya.

Motor rusak biasanya masih bisa diklaim asuransi. Namun kalau kejadiannya seperti Adi, apakah asuransinya bisa diklaim ya?

Jika motor tersebut masih dalam masa kredit, perusahaan pembiayaan Adira Finance mengatakan kerusakan tersebut tidak akan mendapatkan garansi.

“Bodoh sekali kalau dirusak sendiri, itu nggak dicover asuransi, sepeda motor itu biasanya hanya Total Loss Only (TLO), ujar Chief Sales Service & Distribution Adira Finance, Niko Kurniawan saat ditemui usai peluncuran program Hari Cicilan Nasional (Harcilnas) pada Kamis (7/1/2019) di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

View this post on Instagram

Video amukan pria bernama Adi Saputra (20) ini viral di media sosial, setelah diunggah sejumlah akun, Kamis (7/2/2019). Adi menghancurkan motor merek Honda Scoopy, nyaris seluruh bodi plastik yang melapisi rangka motor dirusak dan dicopot. Adi juga melempar bagian depan motornya dengan batu besar. . Wanita berbaju biru yang diduga kekasihnya terlihat menangis. Dia memohon Adi menghentikan amukannya dan membiarkan motornya tersebut ditilang polisi. "Sudah kami tindak, yang bersangkutan tidak memiliki SIM dan bawa surat-surat, makanya ditilang, namun yang bersangkutan tidak bersedia dan merusak kendaraan sendiri, kesalahannya tidak membawa helm depan dan belakang," kata polisi yang merekam video. . KP Lalu Hedwin Hanggara, Kasatlantas Polres Tangsel mengatakan, selain tak mengenakan helm, juga melawan arus di depan Pasar Modern BSD, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel). Saat itu polisi memang tengah menggelar operasi penertiban di lokasi. . . #KupasTuntas #KupasVideo #ViralOfTheDay

A post shared by Akun Resmi SKH Kupas Tuntas (@kupas_lampung) on

Niko melanjutkan lebih jelas, kerusakan yang akan ditanggung oleh Adira Finance terhadap sepeda motor hanya diberikan pada kerusakan hingga 80 % atau hilang karena dicuri. Sedangkan jika dirusak sendiri bagaimanapun alasannya itu menjadi tanggung jawab pemilik motor itu sendiri.

“Kalau hancur lebih dari 80 persen baru diganti atau kecurian, kalau rusak sendiri tanggung sendiri,” lanjut Niko.

Jika kejadian tersebut dialami pada mobil pun tidak ada bedanya jika memang dirusak sendiri. Namun Niko mengingatkan bahwa mobil memiliki pilihan asuransi selain TLO yaitu All Risk. Asuransi pada All Risk memungkinkan kerusakan kecil seperti lecet ditanggung oleh pihak pembiayaan.

“Kalau mobil waktu menganukan kredit dia minta untuk pilih antara TLO atau all risk dimana untuk lecet atau kecelakaan ada gantinya,” pungkas Niko. (detik)

Tanggapan Anda: