Akses Jalan Pertanian STA 65 dan 64 Tubaba Diakomodir PT Waskita Karya

82
  • 11
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    11
    Shares
Musyawarah warga dengan stakeholder terkait untuk pembangunan akses jalan pertanian di STA 65 dan STA 64 Kecamatan Lambu Kibang Kabupaten Tubaba yang terdampak jalan tol, di Aula Kantor Camat Lambu Kibang, Kamis (14/3/2019). Foto: Doc Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Tulangbawang Barat – Setelah sempat kisruh pada Jumat pekan lalu terkait ruas jalan menuju lahan pertanian warga di dua tiyuh yaitu Tiyuh Kibang Budijaya dan Kibang Trijaya, Kecamatan Lambu Kibang, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), akhirnya masyarakat bisa bernafas lega.

Hal ini berdasarkan hasil musyawarah yang diselenggarakan oleh Kecamatan Lambu Kibang bersama stakeholder terkait termasuk masyarakat dan Perwakilan dari PT Waskita Karya. Sebelumnya, masyarakat menuntut agar dibangun Overpass di STA 65-200 dan STA 65-725 yang kedua ruas tersebut merupakan akses jalan pertanian, sementara PT Waskita Karya hanya mengabulkan satu titik Overpass di STA 65 saja.

“Dalam hal tersebut di wilayah 64 (STA 64-725) warga meminta pembangunan semacam Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dan akses ke JPO-nya,” ungkap Irfan Kurniawan teknik pengembangan PT Waskita Karya saat diwawancarai seusai musyawarah, Kamis (14/3/2019).

Dengan demikian, Irfan berjanji akan menyampaikan usulan tersebut kepada PT Jasa marga Jaspek Selatan (JJS) anak usaha PT Jasa Marga.

“Saya hanya sebagai penyampai pesan kepada pihak JJS dan untuk keputusannya nanti pihak JJS akan mengabari kami, dan nanti kami akan memberi kabar ke Kecamatan,”ucapnya.

“Kalau untuk proses pembangunan kita sudah sampai di berita acara ke Bupati Tubaba dan Kadis (Kepala Dinas) PUPR Tubaba, sampai saat ini masih sebagai perencanaan. Untuk progres berita acara tersebut masih dalam proses pengajuan, tetapi untuk kedepannya akan di lanjutkan ke pihak JJS dan akan di teruskan ke Kementerian PUPR,” sambung Irfan.

Ia mamastikan pembangunan Overpass di STA 65 secepatnya akan dilakukan, sementara akses jalan dari STA 65 menghubungkan ke STA 64 termasuk JPO akan menjadi perhatian serius.

“Untuk proses, estimasinya saya tidak tahu, kami belum memastikan berapa lama, karena proses ini bisa cepat bisa lambat untuk proses administrasinya. Mengenai hasil rapat tersebut warga hanya meminta di 65 bisa di lanjutkan,”ujarnya.

Sementara, terkait permintaan masyarakat untuk JPO dan akses jalan penghubung di STA 64 ke STA 65, Rasman Mulyadi juga akan memberikan dukungan kepada masyarakat.” Saya juga akan memberikan surat yang ditujukan ke JJS untuk menyampaikan apa yang menjadi permintaan masyarakat,”cetusnya. (Irawan/Bas/Lucky)

Tanggapan Anda: