Harga Komoditas Sayuran dan Rempah di Tanggamus Tak Stabil

22
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Ilustrasi

Kupastuntas.co, Tanggamus – Harga komoditas sayuran dan rempah di Pasar Kota Agung dan Gisting, Kabupaten Tanggamus, cenderung berfluktuasi (tidak stabil).

Fluktuasi harga terjadi pada hampir  komoditi seperti cabai rawit, cabai merah, cabai ijo, bawang merah, bawang putih, tomat, sawi, kol (kubis), wortel, buncis, loncang (bawang daun), seledri dan telur, seiring berkurangnya permintaan dan pasokan justru mengalami peningkatan.

Pantauan Kupas Tuntas di Pasar Kota Agung dan Pasar Gisting, Minggu (17/3/2019) mendapati harga cabai rawit merah naik dari Rp16 ribu menjadi Rp18 ribu per kilogram, harga cabai rawit naik dari Rp22 ribu menjadi Rp28 ribu per kilogram, cabai besar ijo naik dari Rp10 ribu menjadi Rp12 ribu.

Kemudian bawang merah juga mengalami kenaikan dari Rp18 ribu menjadi Rp28 ribu per kilogram, bawang putih naik dari Rp24 ribu menjadi Rp28 ribu per kilogram.

Tomat juga mengalami kenaikan dari Rp6 ribu menjadi Rp9 ribu per kilogram. Rampai (rempay) meski harganya melesat dilevel Rp20 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp12 ribu per kilogram.

“Yang naik tajam rempay (rampai),  saat ini susah atau tidak ada pasokan dari petani, jadi harganya tinggi,” kata Romy (41), pedagang sayuran dan rempah di Pasar Kota Agung.

Sementara itu harga komoditi sayuran yang masih tetap dan belum mengalami kenaikan antara lain kol (kubis) Rp5 ribu per kilogram, sawi putih dan sawi pahit Rp5 ribu per kilogram, loncang Rp15  ribu per kilogram, wortel Rp6 ribu per kilogram, dan buncis Rp9 ribu per kilogram. “Seledri juga naik signifikan dari sebelumnya Rp8 ribu per kilo, saat ini Rp15 ribu per kilo,” kata Warsih (37), pedagang di Pasar Gisting.

Fluktuasinya harga sayuran dan rempah ini juga dipengaruhi oleh musim penghujan, karena musim penghujan terutama bila curah hujan tinggi akan berpengaruh terhadap produktivitas.

Menurut penuturan sejumlah pedagang, saat ini hampir semua harga komoditi sayuran dan rempah bisa naik dan turun sewaktu-waktu atau berfluktuasi seperti cabai dan bawang merah maupun bawang putih. “Cabai, bawang merah dan bawang putih dan sayuran itu harganya naik turun, hari ini naik, nanti satu atau dua hari turun dan naik naik, semua tergantung pasokan dan permintaan,” kata Sunar, pedagang di Pasar Kota Agung. (Sayuti)

Tanggapan Anda: