Pemilih Disabilitas Tidak Boleh Didampingi Saat Mencoblos

24
  • 17
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    17
    Shares
https://www.kupastuntas.co/files/berita-daerah-lampung/pesawaran/2018-03/jelang-pilkada-kpu-pesawaran-tegaskan-penyandang-disabilitas-berhak-gunakan-hak-pilih-01-1.jpg
IST

Kupastuntas.co, Bandar Lampung –¬†Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bandar Lampung menggelar simulasi pemungutan suara dan penghitungan suara di halaman Hotel Sheraton, Rabu (3/4/2019).

Dalam simulasi tersebut, dilakukan juga simulasi kepada pemilih disabilitas guna mengetahui kendala apa saja yang diperlukan dalam pemungutan suara khususnya untuk pemilih disabilitas.

Komisioner KPU Bandar Lampung, Feri Triatmojo, mengatakan, hasil simulasi yang digelar tersebut, pemilih disabilitas sangat butuh pendamping pemilih, khususnya untuk membantu mobilisasi dan memandu atau membantu memasukkan surat suara ke kotak suara.

‚ÄúSeperti pemilih disabilitas dengan menggunakan kursi roda, selain membutuhkan pendamping, juga memerlukan area dan lokasi TPS yang luas dan datar, sehingga bisa dilewati alat bantu kursi roda,” ujarnya.

Feri menegaskan, untuk pendamping pemilih disabilitas hanya diperkenankan mengantar sampai di bilik suara, dan tidak diperkenankan masuk ke dalam bilik saat pemilih disabilitas sedang menggunakan hak pilihnya.

“Kalau pendamping tidak boleh ikut serta ke dalam bilik suara ketika melakukan pencoblosan, cukup mengantarkan saja sampai ke bilik suara, setelah itu mengantarkan dan membantu memasukkan surat suara ke dalam kotak suara,” pungkasnya. (Sule)

 

Tanggapan Anda: