Beranda Daerah Lampung Tanggamus

Pemuda 19 Tahun Spesialis Jambret Diringkus Polsek Pugung Tanggamus

80
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Kapolsek Pugung Iptu Mirga Nurjuanda, saat mengekspose pelaku beserta barang bukti sebuah HP di Polsek setempat. Foto : Sayuti/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Tanggamus – Seorang pemuda 19 tahun spesialis jambret bernama Arif Budiman berhasil dibekuk Polsek Pugung yang dibackup Tekab 308 Polres Tanggamus, kemarin, Rabu (3/4/2019).

Berdasarkan pengakuannya, tersangka ternyata juga pernah melakukan penjambretan di jalan lintas barat (Jalinbar) Pekon Kota Dalom Gisting, Jalinbar Banding Agung, Jalinbar Mincang, Komplek wisata Batu Tegi Tanggamus bahkan 2 kali menjambret di Jalan Raya Komplek Pemkab Pringsewu.

Dalam melancarkan aksinya, tersangka yang merupakan warga Pekon Way Panas Kecamatan Wonosobo itu, tidak seorang diri melainkan bersama rekannya berinisial RH (25) juga warga Kecamatan Wonosobo Tanggamus.

Kapolsek Pugung Iptu Mirga Nurjuanda, S.Sos. MM mengatakan, tersangka ditangkap saat bersembunyi di kamar mandi di arena playstation di rumah tetangganya.

“Penangkapan tersangka berdasarkan laporan korbannya, Bil Atiah (23) warga Pekon Tanjung Heran Kecamatan Pugung Tanggamus,” kata Kapolsek Pugung Iptu Mirga Nurjuanda, dalam keterangannya mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM, di Mapolsek Pugung, Kamis (4/4/2019).

Lanjutnya, korban melaporkan penjambretan tersebut pada Rabu, 27 Februari 2019 setelah ia dijambret di Jalinbar Pekon Tanjung Heran Pugung. “Korban dijambret saat hendak pulang ke rumahnya, sekitar pukul 20.15 Wib,” ujarnya.

Iptu Mirga Nurjuanda menjelaskan, kronologis kejadian ketika korban dan temannya berboncengan menggunakan sepeda motor dari arah Talang Padang menuju Pekon Tanjung Heran, tiba-tiba tersangka bersama RH memepet dan merampas handphone Xiaomi Redmi 5A yang sedang di pegang korban.

Dalam kejahatan tersebut, peran tersangka selaku eksekutor sementara rekannya bertindak sebagai pembawa sepeda motor milik tersangka.

“Akibat kejadian tersebut, selain mengalami kerugian senilai Rp. 1,2 juta. Korban dan temannya juga mengalami luka lecet di tangan dan kaki akibat motornya terjatuh usai dijambret para pelaku,” jelasnya.

Atas perbuatannya tersebut tersangka dan barang bukti diamankan di Polsek Pugung guna proses penyidikan lebih lanjut. “Terhadap Arif Budiman dipersangkakan pasal 365 KUHPidana ancaman maksimal 9 tahun penjara. Sementara rekannya RH masih dalam pengejaran,” tegasnya.

Guna mengantisipasi penjambretan, dalam kesempatan itu juga Iptu Mirga menghimbau masyarakat untuk tidak menggunakan atau memakai handphone saat berkendara maupun dibonceng sepeda motor.

“Selain membahayakan keselamatan pengendara dan pemakai jalan lain, hal itu juga mengundang tindak kriminal seperti penjambretan. Bukan tidak mungkin akan menyebabkan cedera bila pengendara terkejut lalu jatuh dari sepeda motor,” himbaunya.

Tersangka dalam penuturannya mengakui telah 7 kali melakukan penjambretan diantaranya 5 kali di Kabupaten Tanggamus dan 2 kali di Kabupaten Pringsewu dengan sasarannya handphone.

Namun dia berdalih, hasil pencurian dijualnya secara online dan uangnya hanya dibelikan rokok dan jajan sehari-hari.

“Sudah 7 kali pak, sasarannya handphone terus dijual online. Uangnya saya pakai membeli rokok dan jajan sehari-hari,” ucapnya. (Sayuti)

Facebook Comments