Beranda Daerah Lampung Lampung Selatan

Cerita Donald Harris Sihotang Saat Berziarah ke Makam Pahlawan Nasional Raden Intan

170
  • 11
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    11
    Shares
Ketua Umum Kerukunan Masyarakat Batak (Kerabat) Lampung Donald Harris Sihotang melakukan ziarah ke makan Pahlawan Nasional Raden Intan II, yang berada di Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, Senin (8/4/2019). Foto: Dirsah/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Selatan – Ketua Umum Kerukunan Masyarakat Batak (Kerabat) Lampung Donald Harris Sihotang melakukan ziarah ke makan Pahlawan Nasional Raden Intan II, yang berada di Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, Senin (8/4/2019).

Kedatangan Donald Harris Sihotang tidak sendiri, ia ditemani Sekretaris Kerabat Lampung Pendeta Haposan Mesakh Hutagalung.

Tiba di lokasi makam Raden Intan II sekitar pukul 09.42 WIB, Donald Harris Sihotang disambut hangat oleh M. Yusuf, salah seorang pengurus makam pahlawan nasional, yang saat ini tercatat sebagai lokasi cagar budaya di tanah Lampung.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum Kerabat Lampung bersama Sekretaris Kerabat Lampung itu melakukan tabur bunga di atas makam Raden Inten II.

Donald Harris Sihotang pun turut berdo’a dan memberikan penghormatan terhadap tokoh Lampung yang telah menyandang predikat sebagai pahlawan nasional tersebut.

Kedua tokoh di Provinsi Lampung itu pun sempat diajak oleh pihak pengelola makam berkeliling di lokasi makam, yang luasnya kurang lebih 1 hektar.

Pengelola Makam, M. Yusuf menceritakan sejarah dan silsilah pahlawan nasional Raden Intan II. Dari sana diketahui dalam satu bulan pengunjung lokasi makam tersebut mencapai 2.000 hingga 4.000 orang. Dan 60 persen pengunjung yang melaksanakan wisata religi di makam setempat, berasal dari luar Provinsi Lampung.

“Ini menandakan, banyak masyarakat yang mengidolakan pahlawan kita asal Lampung,” ujarnya.

Ketua Umum Kerukunan Masyarakat Batak (Kerabat) Lampung Donald Harris Sihotang melakukan ziarah ke makan Pahlawan Nasional Raden Intan II, yang berada di Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, Senin (8/4/2019). Foto: Dirsah/Kupastuntas.co

Untuk biaya operasional aktivitas di makan pahlawan nasional dijelaskan oleh M. Yusuf di-support dari 4 provinsi di tanah air meliputi Lampung, Banten, Jakarta dan Jawa Barat.

Ia menyebutkan, bila terdapat enam orang tenaga kerja yang kesehariannya merawat dan membersihkan lokasi makam.

M. Yusuf juga bercerita tentang kondisi pagar makam yang berada dibagian belakang lokasi makam yang ambruk sejak beberapa waktu lalu. Pagar beton yang roboh itu sepanjang sekitar 60 meter.

Pihak pengelola makam mengatakan telah mengajukan permohon ke Pemprov Lampung agar dilakukan perbaikan, karena pagar itu sendiri berbatasan langsung dengan lahan persawahan milik warga setempat.

Menggapi hal tersebut, Donald Harris Sihotang pun menyatakan, pemerintah seyogyanya memberikan perhatian terhadap kondisi cagar budaya tersebut.

Pasalnya, makam pahlawan nasional itu saat ini banyak dikunjungi wisatawan, sehingga tidak elok dan bisa saja dipandang negatif oleh para pengunjung.

“Semestinya, pemerintah memperhatikan segera, jangan pula bersikap tidak respect terhadap kondisi yang ada. Beliau (Raden Inten II) adalah panutan, makanya banyak yang mengunjungi. Jangan nanti ini menjadi kesan yang tidak baik terhadap Lampung,” kata Ketua Umum Kerabat Lampung itu.

Donald Harris Sihotang pun sempat bercerita tentang pesan leluhur masyarakat batak yang menyatakan ‘Dimana Bumi Dipijak, Disitu Langit Dijunjung’.

“Makanya hari ini kami berziarah dan memberikan penghormatan kepada Pahlawan Nasional kita di tanah Lampung,” tandasnya. (Dirsah)

Facebook Comments