Beranda Daerah Lampung Tanggamus

Musim Tanam Tiba, Petani di Tanggamus Berharap Stok Pupuk Tersedia

38
Petani, Ilustrasi/Kupastuntas.co
Ilustrasi

Kupastuntas.co, Tanggamus – Memasuki musim tanam gadu di Kabupaten Tanggamus, para petani berharap stok pupuk tercukupi. Pasalnya, setiap musim tanam rendeng dan gadu, banyak petani yang kesulitan mencari pupuk.

“Setiap musim tanam baik rendeng maupun gadu, kami sering dihadapkan sulitnya mendapatkan pupuk. Kami berharap, tahun ini terutama saat musim gadu ini pupuk tersedia sesuai kebutuhan,” kata Udin, salah seorang petani di Pekon Belu, Kecamatan Kotaagung Barat, Tanggamus, Senin (8/4/2019).

Dikatakannya, selama ini petani selalu dihadapkan kendala yang berkaitan dengan ketersediaan pupuk. Sering terjadi ketika petani butuh pupuk justru di pasaran tidak ada. Hal ini membuat petani kelimpungan karena langkanya pupuk.

Meski mereka mau membeli dengan harga mahal, namun dipasaran pupuk menghilang. Adanya pupuk organik, namun dari pengalaman pupuk organik hasilnya masih kalah dengan pupuk anorganik.

“Harapan petani tidak banyak diantaranya masalah ketersediaan pupuk harus dipikirkan oleh pemerintah. Ketika kita sedang butuh pupuk di lapangan tidak tersedia dengan alasan habis. Itulah kendala terbesar petani disini. Semua petani disini kalau butuh pupuk pasti susah dan langka,” katanya.

Pian, petani sawah di Pekon Negarabatin, Kecamatan Kotaagung Barat menuturkan, kelangkaan pupuk kerap menjadi permasalahan setiap mulai musim tanam. Padahal, pasokan pupuk yang cukup akan menunjang bagi produktivitas padi mereka.

“Pernah terjadi pupuk yang sangat dibutuhkan petani mulai langka. Pupuk harus dipesan terlebih dahulu dari toko maupun distributor. Mudah-mudahan sekarang hal tersebut tidak terjadi lagi,” harapnya.

Sementara itu, seorang petani di Pekon Tanjung Agung menyebutkan, kelangkaan pupuk belum terjadi saat ini meski musim tanam telah usai. Meskipun kebanyakan petani melakukan pemupukan di daerahnya, stok pupuk masih tersedia. “Mudah-mudahah pupuk selalu ada dan murah,” ujarnya

Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Kotaagung Barat, Elwan memastikan ketersediaan pupuk  untuk kebutuhan petani aman. Dia pun memastikan, seluruh penyaluran dan pengadaan pupuk bersubsidi akan berjalan dengan lancar dan baik sampai ke tangan petani.

“Di Kotaagung Barat ini luas tanam padi ada 1.500 hektar. Dan stok pupuk aman, pupuk numpuk di gudang pengecer,” kata dia.

Dikatakan Elwan, pupuk-pupuk bersubsidi yang di alokasi pemerintah tersebut, penyalurannya kepada petani dilakukan berdasarkan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) oleh kios-kios atau agen. (Sayuti)

Facebook Comments