Hari Ke-5 Pencarian Dzaki, Tim SAR Turunkan Dua Orang Penyelam

180
  • 81
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    81
    Shares
Tim SAR Provinsi Lampung bersama tim gabungan BPBD dan aparat kepolisian masih melakukan pencarian terhadap korban hanyut di Way Abung aliran Way Rarem, Minggu (14/4/2019).

Kupastuntas.co, Lampung Utara – Di hari ke-lima pencarian Dzaki Bintang yang hilang terseret air (Way Abung aliran Way Rarem) saat mandi bersama temannya pada Rabu (10/4/2019), Tim SAR Provinsi Lampung menurunkan dua orang tim penyelam.

Pencarian putra dari Lukmansyah, warga Kelurahan Kotabumi Ilir, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara dilakukan tim SAR dan gabungan tim BPBD Lampung Utara bersama pihak kepolisian dan dibantu oleh masyarakat guna menemukan korban.

Febri Yanda, salah seorang tim Basarnas Provinsi Lampung mengatakan, dihari kelima pencarian terhadap korban Tim SAR Gabungan ini menurunkan dua orang penyelam. Karena di hari ke empat pencarian yang dilakukan dengan menyusuri aliran sungai belum juga membuahkan hasil.

Menurutnya, pencarian sudah dilakukan dari aliran sungai Way Abung yang berada dari titik Desa Pungguk Lama hingga ke lokasi hilangnya koran (Dzaki Bintang). Namun upaya yang dilakukan tersebut belum juga dapat menemukan korban.

“Kami dari tim gabungan akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan korban,” kata Febri, Minggu (14/4/2019).

Dikatakannya, dalam upaya pencarian Dzaki, tim gabungan tersebut membutuhkan banyak waktu dan cukup lama. Hal itu dikarenakan aliran sungainya (TKP) cukup deras juga kondisi airnya keruh berwarna coklat. “Hingga hari ini kondisi sungai Way Abung masih coklat dan kondisinya lumayan besar,” lanjutnya.

Sebelumnya diberitakan, Dzaki Bintang bocah (9) tahun yang hanyut di aliran Sungai Way Rarem di Kelurahan Kotabumi ilir, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara itu belum ditemukan.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Utara, Karim bahwa pada saat itu Dzaki, sedang mandi bersama dua rekannya dan sekitar pukul 15.00 WIB dikabarkan hajut terbawa arus Way Rarem, Rabu (10/4/2019) lalu.

Setelah mendapatkan informasi itu Tim dari BPBD setempat bersama dengan Tim SAR Provinsi Lampung dan pihak kepolisian langsung turun ke lokasi untuk melakukan pencarian terhadap korban. Namun korban belum ditemukan dan hingga saat ini sedang dalam pencarian.

“Hari ini Tim SAR menurunkan dua orang penyelam untuk mencari korban,” kata Karim, Kepala BPBD Lampung Utara. (Sarnubi)

Tanggapan Anda: