Beranda Bandar Lampung

PT Hutama Karya Buka Jalan Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang

253
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Asisten I Bidang Pemintahan dan Kesra Pemerintah Kabupaten Tubaba Agus Subagyo (kiri) dan Perwakilan PT Hutama Karya, Armansyah Lubis (kanan) saat diwawancara awak media usai rapat tentang penggunaan sementara jalan tol, di ruang rapat Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung, Senin (15/4). (Foto: Erik/Kupastuntas.co)

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Dalam rangka mendukung kelancaran transportasi pada pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-47 tingkat Provinsi Lampung di Tulangbawang Barat (Tubaba) pada 26 April-3 Mei 2019, PT Hutama Karya selaku pengelola jalan tol akan membuka jalur jalan tol ruas Terbanggi Besar – Pematang Panggang.

Perwakilan PT Hutama Karya, Armansyah Lubis mengatakan, dikarenakan saat ini kondisi jalan tol sedang dalam operasional pembangunan fisik, maka ia mengimbau para peserta dan undangan MTQ yang hendak melewati jalan tol untuk berhati-hati.

“Akan tetapi jalan tol siap untuk dilalui para peserta MTQ nantinya, namun tetap berhati-hati karena jalan tol masih dalam tahap pembangunan,” ujar Armansyah saat diwawancara awak media usai rapat tentang penggunaan sementara jalan tol, di ruang rapat Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung, Senin (15/4/2019).

Dibuka 25-27 April 2019 dan Harus Punya ID MTQ atau Stiker Kegiatan MTQ

Sementara Asisten I Bidang Pemintahan dan Kesra Pemerintah Kabupaten Tubaba Agus Subagyo mengungkapkan, pemanfaatan jalan tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang oleh khalifah MTQ dari kabupaten/kota se-Provinsi Lampung hanya dilakukan pada hari-hari tertentu saja.

“Akan dibuka pada hari-hari tertentu saja yakni tanggal 25,26, dan 27 April 2019. Kalau pulangnya biasanya tidak bersamaan. Kalau pulang mau lewat tol asal ada tanda pengenal nanti bisa dibukakan,” ujar Agus.

Dikatakannya, pihak yang hanya bisa melewati jalan tol tersebut hanya yang memiliki tanda pengenal seperti spanduk, ID card dan lainnya. Sedangkan untuk pejabat lain harus ditandai dengan stiker yang menunjukkan kegiatan MTQ.

Lebih lanjut Agus mengatakan, penggunaan jalan tol ini hanya semata-mata agar para khalifah bisa cepat, sebab jika melewati jalan nasional, provinsi, dan kabupaten akan membutuhkan waktu yang lama untuk bisa sampai ke lokasi MTQ apa lagi saat ini kondisi jalan arteri kondisinya sedang rusak.

“Karena mereka ini mau lomba, kalau sampai cape di jalan nanti penampilannya tidak maksimal. Juga karena kondisi darurat, pembangunan fisik jalan tol belum selesai dan rambu-rambunya belum terpasang, maka kita arahkan semua melewati jalan tol, karena kondisi jalan provinsi maupun kabupaten dan nasional kondisinya rusak,” ungkapnya.

Dia juga berharap para peserta bisa melewati jalan tol pada siang hari karena belum terdapat penerangan jalan dan rambu-rambu jalan.

“Kalau malam paling rombongan Pak Gubernur tetapi itu pun didampingi oleh tim Patwal,” katanya. (Erik)

Facebook Comments