Pengamat: Lembaga Survei Tak Transparan, Kemungkinan Ada Tunggangan Peserta Pemilu?

Kupastuntas.co, Bandar Lampung-Keabsahan hasil hitung cepat atau quick count baik Pemilihan calon presiden (capres) maupun calon legislatif (caleg) dalam pemilu 2019 masih banyak dipertanyakan di kalangan masyarakat.
Pengamat Politik Universitas Lampung Dedi Hermawan mengatakan, melihat dari hasil-hasil survei sementara ini, kemungkinan adanya tunggangan politik itu ada. Menurut Dedi, Hal itu dikarenakan selama ini lembaga-lembaga survei tidak semuanya transparan dalam hal pendanaan, sehingga lembaga survei dispeklulasi menjadi tim sukses informal.
"Untuk membuktikan keabsahannya tentu ruang uji hasil survei harus dibuka untuk diperdebatkan, agar dugaan-dugaan negatif bisa dibantah. kiprah lembaga suvei selama ini memang rentan diduga menjadi konsultan para calon dan tim suksesnya, mereka yang khusus membangun opini melalui hasil survei dengan berlindung di balik metode ilmiah," ungkapnya saat dihubungi via telpon, Kamis (18/04/2019)
Dedi mengatakan, oleh karena itu ada kemungkinan peserta pemilu menggunakan lembaga survei untuk mensukseskan para calon dalam kontestasi pemilu sangat mungkin terjadi.
"Kalau untuk hasil ya masih sangat terbuka, karena lembaga survei masih sebatas prediksi yang bukan menjadi acuan, semua tetap menunggu real qount KPU apalagi semua mencantumkan sampling error," ujarnya.
Terkait hasil hitung cepat di provinsi Lampung seperti yang dilakukan lembaga survei Rakata Institute, Dedi juga mengatakan relatif sama, mereka (lembaga survei) juga lembaga survei yang menggunakan metode survei untuk memprediksi perolehan suara pilpres, pileg, pil DPD.
"Silahkan aja mensurvei tapi harus dibuka metodenya dan juga pendanaannnya, sehingga masyarakat dapat mempercayai survei mereka," kata dia. (Sule)
Berita Lainnya
-
BNNP Tangkap 5 Pengurus HIPMI Lampung Saat Pesta Narkoba di Room Karaoke Grand Mercure
Sabtu, 30 Agustus 2025 -
MUI Lampung Imbau Masyarakat Jangan Terprovokasi, Hindari Pembakaran Fasilitas Umum
Sabtu, 30 Agustus 2025 -
Golkar Lampung Batalkan Musda di Novotel, Digelar Sederhana di Kantor DPD
Sabtu, 30 Agustus 2025 -
Walikota Eva Dwiana Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor
Sabtu, 30 Agustus 2025